Cara Memilih Jurnal yang Tepat dengan 7 Filter Sebelum Submit

Cara Memilih Jurnal yang Tepat dengan 7 Filter Sebelum Submit

Comments
11 min read
Beranda » Cara Memilih Jurnal yang Tepat dengan 7 Filter Sebelum Submit

Cara memilih jurnal yang tepat bukan soal mencari jurnal paling bergengsi atau yang paling sering direkomendasikan teman, melainkan menyaring kandidat secara berurutan sampai tersisa jurnal yang benar-benar cocok dengan naskah dan kebutuhan Anda. Banyak naskah ditolak di meja editor bukan karena isinya buruk, tetapi karena dikirim ke alamat yang salah.

Artikel ini menyusun proses penyaringan itu menjadi tujuh filter. Urutannya disengaja. Filter awal membuang kandidat yang jelas tidak memenuhi syarat, sedangkan filter berikutnya memilah sisanya berdasarkan hal yang lebih teknis. Dengan urutan ini, Anda tidak perlu membaca gaya selingkung sebuah jurnal yang ternyata peringkatnya tidak diakui untuk keperluan Anda.

Jawaban Singkat

Saring kandidat jurnal lewat tujuh filter berurutan: kebutuhan dan aturan yang harus Anda penuhi, kesesuaian ruang lingkup, status indeksasi atau akreditasi beserta masa berlakunya, peringkat atau kuartil, rekam waktu proses dari artikel terbitan sebelumnya, kebijakan biaya dan etika, lalu gaya selingkung, bahasa, dan keberkalaan terbit. Jurnal yang lolos ketujuhnya menjadi pilihan utama, sedangkan dua atau tiga lainnya menjadi cadangan. Semua pengecekan dilakukan dari sumber resmi, bukan dari klaim di situs jurnal.

Bingung memilih di antara beberapa jurnal kandidat?

Kirimkan judul naskah dan daftar jurnal yang sedang Anda pertimbangkan. Kami bantu menyaringnya bersama Anda sebelum naskah dikirim.

Diskusikan Jurnal Kandidat

Cara Memilih Jurnal yang Tepat dalam Satu Tabel

Tabel berikut merangkum ketujuh filter. Simpan sebagai daftar periksa, lalu baca rincian tiap filter di bawahnya.

Filter Pertanyaan kunci Cara cek
1. Kebutuhan dan aturan Jurnal kategori apa yang diakui untuk keperluan saya? Baca pedoman prodi atau kampus untuk syarat lulus, atau syarat khusus jabatan dalam Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026
2. Ruang lingkup Apakah topik dan pendekatan naskah saya pernah dimuat jurnal ini? Baca Focus and Scope serta daftar isi beberapa nomor terakhir
3. Indeksasi atau akreditasi Apakah statusnya sah dan masih berlaku saat artikel saya terbit nanti? Cek profil jurnal dan riwayat akreditasinya di portal SINTA, atau daftar judul resmi Scopus
4. Peringkat atau kuartil Apakah peringkatnya memenuhi ambang yang saya butuhkan? Cek peringkat SINTA di profil jurnal, atau kuartil dan SJR per kategori subjek di scimagojr.com
5. Rekam waktu proses Bagaimana pola jarak received ke accepted pada artikel yang sudah terbit? Baca tanggal received, revised, dan accepted pada artikel atau PDF terbitan sebelumnya
6. Biaya dan etika Kapan dan untuk apa biaya ditagih, dan apakah proses reviewnya jelas? Baca kebijakan biaya dan etika publikasi di situs jurnal, lalu verifikasi keanggotaan COPE atau DOAJ
7. Gaya selingkung, bahasa, keberkalaan Sanggupkah saya menyesuaikan format dan bahasanya, dan seberapa teratur jurnal terbit? Unduh Author Guidelines dan template, lalu lihat pola terbit di arsip jurnal

Urutan filter disusun dari syarat yang paling menentukan. Jurnal yang gugur di filter awal tidak perlu dicek lebih lanjut.

Filter 1, Kebutuhan dan Aturan yang Harus Dipenuhi

Mulailah dari pertanyaan paling dasar: artikel ini untuk apa? Jawaban mahasiswa yang mengejar syarat lulus berbeda dengan jawaban dosen yang menyiapkan berkas kenaikan jabatan.

Untuk syarat lulus, acuan utamanya adalah pedoman prodi, fakultas, atau sekolah pascasarjana Anda. Aturannya berbeda antarkampus. Ada yang meminta jurnal terakreditasi peringkat tertentu, ada yang cukup dengan status accepted, ada pula yang mensyaratkan artikel sudah terbit. Minta dokumen tertulisnya, jangan hanya mengandalkan cerita kakak tingkat.

Untuk kenaikan jabatan dosen, Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026 menetapkan syarat khusus per jenjang. Ringkasnya sebagai berikut.

  • Lektor: satu artikel di jurnal nasional terakreditasi minimal peringkat 4, atau di jurnal internasional bereputasi minimal Q4 dengan SJR di atas 0,1, sebagai penulis pertama.
  • Lektor Kepala: jurnal internasional bereputasi minimal Q3 dengan SJR di atas 0,2, atau jurnal nasional terakreditasi minimal peringkat 2, sebagai penulis pertama sekaligus penulis korespondensi.
  • Profesor: jurnal internasional bereputasi minimal Q2 dengan SJR di atas 0,25 sebagai penulis pertama sekaligus korespondensi, ditambah satu publikasi lain di jurnal internasional bereputasi minimal Q3 dengan SJR di atas 0,2 atau jurnal nasional peringkat 1.

Perhatikan juga posisi Anda dalam daftar penulis. Syarat khusus menyebut penulis pertama, dan untuk jenjang yang lebih tinggi sekaligus penulis korespondensi. Bila posisi ini tidak terpenuhi, artikel tetap bernilai angka kredit tetapi tidak bisa dipakai sebagai syarat khusus. Tentukan susunan penulis sebelum memilih jurnal, bukan setelah naskah dikirim.

Filter 2, Kesesuaian Ruang Lingkup

Ruang lingkup yang tidak sesuai adalah alasan penolakan awal yang paling mudah dihindari. Editor tidak akan meneruskan naskah ke reviewer bila topiknya berada di luar fokus jurnal, sebaik apa pun kualitasnya.

Halaman Focus and Scope memberi gambaran awal, tetapi rumusannya sering terlalu umum. Bukti yang lebih jujur ada di daftar isi. Buka beberapa nomor terakhir dan ajukan tiga pertanyaan berikut.

  1. Apakah ada artikel dengan topik yang dekat dengan naskah Anda?
  2. Apakah jenis penelitiannya serupa, misalnya kuantitatif, kualitatif, kajian pustaka, atau studi kasus?
  3. Apakah cakupan konteksnya sejalan? Jurnal yang banyak memuat studi lintas negara, misalnya, mungkin kurang tertarik pada studi di satu sekolah tanpa kontribusi teoretis yang jelas.

Bila dari beberapa nomor terakhir tidak ada satu pun artikel yang mirip dengan naskah Anda, anggap itu sinyal. Bisa jadi fokus jurnal sudah bergeser dari rumusan yang tertulis.

Filter 3, Status Indeksasi atau Akreditasi dan Masa Berlakunya

Logo SINTA atau Scopus di beranda jurnal belum membuktikan apa pun. Verifikasi selalu dilakukan dari sumber resmi, yaitu profil jurnal di portal SINTA (sinta.kemdiktisaintek.go.id) untuk jurnal nasional dan daftar judul resmi Scopus untuk jurnal internasional. Cocokkan juga nomor ISSN, karena nama jurnal bisa sangat mirip satu sama lain. Uraian lengkapnya ada di artikel indeksasi jurnal.

Untuk jurnal nasional, perhatikan dua hal. Pertama, masa berlaku akreditasi bisa dicek di riwayat akreditasi pada profil jurnal di portal SINTA. Jurnal yang akreditasinya hampir habis berisiko berganti status sebelum artikel Anda terbit. Kedua, sejak Permendiktisaintek No. 9 Tahun 2026, akreditasi baru hanya diberikan untuk peringkat SINTA 1 sampai 4. Jurnal yang sudah berstatus SINTA 5 atau 6 tetap diakui sampai masa akreditasinya habis, tetapi peringkat tersebut tidak lagi menerima akreditasi baru.

Untuk jurnal Scopus, pastikan statusnya masih aktif. Dalam syarat khusus kenaikan jabatan, status jurnal saat dinilai tidak boleh dibatalkan (cancelled) atau dihentikan cakupannya (coverage discontinued). Simpan tangkapan layar hasil pengecekan beserta tanggalnya sebagai arsip.

Sudah punya daftar kandidat tetapi ragu statusnya?

Kami bantu memeriksa status akreditasi, indeksasi, dan kesesuaian ruang lingkup jurnal pilihan Anda sebelum naskah dikirim.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Filter 4, Peringkat atau Kuartil yang Sesuai Kebutuhan

Setelah status terverifikasi, cocokkan peringkatnya dengan ambang yang Anda butuhkan dari filter pertama. Kata kuncinya sesuai kebutuhan, bukan setinggi mungkin. Mengincar jurnal jauh di atas kebutuhan memang sah, tetapi persaingannya lebih ketat dan risiko ditolak lebih besar.

Untuk jurnal nasional, peringkat SINTA tertera di profil jurnal. Untuk jurnal internasional, kuartil Q1 sampai Q4 yang umum dipakai di Indonesia mengacu pada SJR di scimagojr.com. Dua hal berikut sering terlewat.

  • Kuartil dihitung per kategori subjek. Satu jurnal bisa berada di Q2 pada satu kategori dan Q3 pada kategori lain. Lihat kategori yang paling relevan dengan bidang naskah Anda.
  • Kuartil diperbarui tahunan. Posisi jurnal bisa naik atau turun. Karena penilaian memakai SJR saat artikel terbit, pilih jurnal yang posisinya tidak terlalu mepet dengan ambang kebutuhan Anda.

Sebagai gambaran bobotnya, Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026 memberi nilai angka kredit 40 untuk jurnal internasional bereputasi Q1, 38 untuk Q2, 35 untuk Q3, dan 33 untuk Q4. Jurnal nasional terakreditasi SINTA 1 dan 2 bernilai 25, SINTA 3 dan 4 bernilai 20, sedangkan SINTA 5 dan 6 bernilai 15.

Filter 5, Rekam Waktu Proses dari Tanggal Received dan Accepted

Data yang paling bisa dipegang soal lama proses justru ada di artikel yang sudah terbit. Sebagian besar jurnal mencantumkan tanggal received, revised, dan accepted di halaman artikel atau di bagian atas PDF.

Ambil beberapa artikel dari dua atau tiga nomor terakhir, lalu hitung jarak dari tanggal received ke accepted serta dari accepted ke tanggal terbit. Pola dari beberapa artikel lebih bermakna daripada satu artikel saja.

  • Jarak yang konsisten menandakan alur editorial berjalan teratur.
  • Jarak yang sangat bervariasi bisa berarti antrean naskah sedang menumpuk atau reviewer sulit didapat.
  • Jarak yang singkat secara tidak wajar patut dicurigai, terutama bila disertai klaim review kilat. Review yang sungguh-sungguh membutuhkan waktu.

Gunakan hasil hitungan ini sebagai gambaran, bukan janji. Lama proses naskah Anda tetap bergantung pada kualitas naskah, jumlah putaran revisi, dan ketersediaan reviewer di jurnal tersebut. Bila tenggat Anda ketat, jurnal dengan pola proses panjang lebih baik dijadikan cadangan.

Filter 6, Kebijakan Biaya dan Etika

Biaya publikasi itu wajar selama jelas. Yang perlu Anda periksa bukan besar kecilnya, melainkan transparansinya: apakah kebijakan biaya tertulis di situs jurnal, untuk komponen apa biaya itu, dan kapan ditagih.

  • Waktu penagihan. Jurnal yang sehat menagih biaya pemrosesan setelah naskah dinyatakan diterima melalui review. Permintaan bayar sebelum review adalah salah satu ciri jurnal predator.
  • Etika publikasi. Cari halaman publication ethics, kebijakan penanganan plagiarisme, dan penjelasan alur review. Klaim keanggotaan COPE dan DOAJ bisa diverifikasi langsung di situs kedua lembaga tersebut.
  • Tanda bahaya lain. Undangan menulis massal lewat email, janji proses sangat singkat, dewan editor yang tidak bisa ditelusuri, cakupan bidang terlalu luas, situs tiruan dari jurnal asli, dan metrik palsu.

Waspadai tawaran yang menjanjikan naskah diterima atau terbit dalam waktu tertentu. Keputusan penerimaan ada pada editor dan reviewer jurnal, dan lamanya review tidak bisa dipastikan pihak mana pun. Sebagai rujukan pengecekan, gunakan daftar periksa Think. Check. Submit. Beall’s List memang masih sering dibagikan, tetapi daftar itu sudah tidak diperbarui pemiliknya sejak 2017, jadi gunakan arsipnya dengan hati-hati.

Filter 7, Gaya Selingkung, Bahasa, dan Keberkalaan Terbit

Filter terakhir bersifat teknis, tetapi tetap bisa menggugurkan pilihan. Setiap jurnal punya gaya selingkung sendiri, mulai dari struktur bagian, gaya sitasi, batas panjang naskah, sampai format tabel. Unduh Author Guidelines dan template dari situs jurnal itu sendiri, karena tidak ada satu template SINTA resmi untuk semua jurnal. Cara menemukan dan memakainya kami bahas di artikel template jurnal SINTA dan Scopus.

Bahasa juga menentukan. Jurnal yang hanya menerima naskah berbahasa Inggris menuntut kualitas bahasa yang siap dibaca reviewer internasional. Bila naskah Anda masih berbahasa Indonesia, perhitungkan kebutuhan penerjemahan dan penyuntingan bahasa sejak awal.

Keberkalaan terbit terlihat dari arsip: berapa kali jurnal terbit dalam setahun dan apakah jadwalnya konsisten. Jurnal yang sering terlambat terbit membuat artikel yang sudah diterima tertahan lama. Ingat pula bahwa penilaian angka kredit hanya mengakui maksimal 2 artikel per nomor terbitan jurnal. Bila Anda berencana mengirim beberapa naskah ke jurnal yang sama, atur agar tidak menumpuk di satu nomor.

Setelah Jurnal Terpilih, Siapkan Cadangan

Hasil akhir penyaringan sebaiknya bukan satu nama, melainkan satu pilihan utama dan dua atau tiga cadangan yang juga lolos ketujuh filter. Bila naskah ditolak, Anda bisa segera menyesuaikan naskah dan mengirimkannya ke cadangan berikutnya tanpa mengulang riset dari nol.

Kirim naskah ke satu jurnal dalam satu waktu. Mengirim naskah yang sama ke beberapa jurnal sekaligus melanggar etika publikasi dan bisa berujung penolakan di semua jurnal tersebut. Setelah jurnal utama dipastikan, sesuaikan naskah dengan templatenya, lalu ikuti langkah submit artikel di OJS dengan teliti agar naskah tidak tertahan di pemeriksaan kelengkapan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah jurnal SINTA 5 dan 6 masih boleh dipilih?

Jurnal yang sudah berstatus SINTA 5 atau 6 tetap diakui sampai masa akreditasinya habis, tetapi sejak Permendiktisaintek No. 9 Tahun 2026 peringkat tersebut tidak lagi menerima akreditasi baru. Cek masa berlakunya di riwayat akreditasi pada profil jurnal di portal SINTA dan pastikan masih berlaku saat artikel Anda terbit.

Bagaimana cara mengetahui lama proses review sebuah jurnal?

Baca tanggal received dan accepted pada beberapa artikel terbitan terakhir, lalu hitung jaraknya. Pola tersebut memberi gambaran, tetapi lama proses naskah Anda tetap bergantung pada kualitas naskah, putaran revisi, dan ketersediaan reviewer.

Apakah jurnal dengan kuartil tertinggi selalu pilihan terbaik?

Tidak selalu. Pilih jurnal yang memenuhi ambang kebutuhan Anda dan sesuai ruang lingkup naskah. Jurnal yang jauh di atas kebutuhan memiliki persaingan lebih ketat, sehingga lebih tepat dijadikan target bila naskah memang sangat kuat.

Bolehkah mengirim naskah ke dua jurnal sekaligus?

Tidak. Pengiriman ganda melanggar etika publikasi. Kirim ke satu jurnal, tunggu keputusannya atau tarik naskah secara resmi, lalu gunakan jurnal cadangan bila diperlukan.

Pilih jurnal dengan data, bukan tebakan

Pelopor Publikasi mendampingi Anda menyaring jurnal kandidat sesuai kebutuhan kelulusan atau jabatan, lalu menyiapkan naskah agar sesuai dengan jurnal terpilih.

Konsultasikan Pilihan Jurnal

Konsultasi awal tanpa biaya. Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.

Share this article

About Author

Tim Pelopor Publikasi

Tim Editorial Pelopor Publikasi terdiri dari pendamping publikasi ilmiah yang membantu mahasiswa, dosen, dan peneliti mempersiapkan naskah untuk jurnal nasional terakreditasi SINTA maupun jurnal internasional bereputasi. Setiap artikel di blog ini disusun dari pengalaman pendampingan naskah lintas bidang dan penelusuran langsung ke sumber resmi seperti portal SINTA, Scopus, dan laman penerbit, lalu ditinjau sebelum terbit agar informasinya akurat. Untuk berdiskusi tentang kebutuhan publikasi Anda, gunakan tombol konsultasi yang tersedia di setiap artikel.

Most Relevent