Bidang Seni adalah bidang dengan jurnal terakreditasi paling sedikit di sistem SINTA. Saat kami cek langsung ke portal sinta.kemdiktisaintek.go.id, hanya ada satu jurnal seni yang berstatus SINTA 1, dan itu pun jurnal riset dan pendidikan seni, bukan jurnal seni murni. Sisanya, termasuk jurnal unggulan ISI Yogyakarta, ISI Denpasar, dan ISBI Bandung, berada di SINTA 2. Karena itu halaman ini kami buat untuk SINTA 1 dan 2 sekaligus, supaya Anda dapat gambaran yang jujur, bukan tabel yang dipaksakan penuh.
Jawaban Singkat
Satu-satunya jurnal seni SINTA 1 aktif saat pengecekan adalah Harmonia: Journal of Arts Research and Education (UNNES), terindeks Scopus. Di SINTA 2 ada Resital (ISI Yogyakarta), Mudra (ISI Denpasar), dan Panggung (ISBI Bandung). Karena nilai KUM SINTA 1 dan SINTA 2 sama (25 poin), jurnal S2 bidang seni tetap pilihan yang sangat layak.
Naskah seni Anda lebih cocok ke Harmonia atau ke salah satu jurnal ISI? Tanyakan ke tim kami.
Kenapa Jurnal Seni Jarang Tembus SINTA 1
Jurnal seni menghadapi tantangan struktural. Jumlah peneliti seni jauh lebih sedikit dibanding pendidikan atau ekonomi, sehingga basis sitasinya kecil. Banyak riset seni berbentuk karya cipta atau penyajian, yang tidak selalu terdokumentasi sebagai artikel jurnal. Ditambah lagi, indeksasi Scopus untuk jurnal seni Asia Tenggara masih terbatas. Akibatnya, skor ARJUNA yang dibutuhkan untuk SINTA 1 (90 sampai 100 di sistem baru) sulit dicapai meski kualitas kuratorialnya tinggi.
Harmonia berhasil tembus S1 karena posisinya unik: jurnal ini menggabungkan riset seni dengan pendidikan seni, diterbitkan universitas negeri dengan jaringan asosiasi profesi (AP2SENI), berbahasa Inggris, dan sudah terindeks Scopus. Kombinasi ini yang belum dimiliki jurnal seni murni terbitan institut seni.
Cara Kami Memverifikasi Daftar Ini
Setiap jurnal dicek ke halaman profilnya di portal SINTA resmi. Kami mencatat nama persis seperti di portal, P-ISSN dan E-ISSN, penerbit, dan peringkat saat pengecekan. Kami sengaja menulis apa adanya bahwa jurnal seni S1 hanya satu, karena beberapa daftar di internet masih mencantumkan peringkat lama yang sudah tidak berlaku.
Jurnal Seni SINTA 1
| Nama Jurnal | Penerbit | P-ISSN / E-ISSN | Peringkat |
|---|---|---|---|
| Harmonia: Journal of Arts Research and Education | Jurusan Sendratasik FBS Universitas Negeri Semarang, bekerja sama dengan AP2SENI | 25411683 / 25412426 | SINTA 1 |
Harmonia terbit dua kali setahun (Juni dan Desember), menerima artikel riset seni dan pendidikan seni berbahasa Inggris, dengan H5-index 21 dan lebih dari 4.000 sitasi. Topik yang sering terbit: musik tradisi, tari, seni pertunjukan, kriya, dan pembelajaran seni. Naskah kajian seni rupa murni atau desain juga bisa masuk selama ada dimensi riset atau pendidikan yang jelas.
Jurnal Seni SINTA 2
| Nama Jurnal | Penerbit | P-ISSN / E-ISSN | Peringkat |
|---|---|---|---|
| Resital: Jurnal Seni Pertunjukan | Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta | 14106124 / 23386770 | SINTA 2 |
| Mudra Jurnal Seni Budaya | Institut Seni Indonesia Denpasar | 08543461 / 25410407 | SINTA 2 |
| Panggung | LP2M Institut Seni Budaya Indonesia Bandung | 08543429 / 25023640 | SINTA 2 |
Resital khusus seni pertunjukan (musik, tari, teater) dengan artikel berbahasa Inggris dan kontributor internasional. Mudra dan Panggung lebih luas: seni rupa, desain, kriya, film, dan kajian budaya, dengan sebagian artikel masih berbahasa Indonesia. Selain ketiganya, Gelar: Jurnal Seni Budaya terbitan ISI Surakarta juga berstatus SINTA 2; cek profilnya langsung di portal untuk ISSN dan scope terbaru.
Catatan jujur: kalau kebutuhan Anda hanya angka kredit, tidak ada alasan memaksakan Harmonia. Berdasarkan Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026, nilai KUM jurnal nasional SINTA 1 dan SINTA 2 sama, yaitu 25 poin. Jurnal S2 seni yang scope-nya pas dengan naskah Anda memberi peluang diterima lebih tinggi dengan nilai yang sama.
Sudah sampai tahap mana naskah Anda?
Kalau naskah seni Anda sudah siap tapi belum yakin Harmonia, Resital, Mudra, atau Panggung yang paling pas, tim kami bisa bantu cek kecocokan sebelum submit supaya tidak bolak-balik desk rejection.
Tips Submit ke Jurnal Seni Peringkat Atas
- Ubah laporan penciptaan karya menjadi artikel riset: reviewer jurnal S1 dan S2 mencari pertanyaan penelitian, metode, dan analisis, bukan sekadar deskripsi karya.
- Sertakan dokumentasi visual atau audio yang berkualitas dan sudah mendapat izin, karena jurnal seni sering meminta materi pendukung.
- Untuk Harmonia dan Resital, siapkan naskah berbahasa Inggris dengan proofreading; untuk Mudra dan Panggung, cek pedoman terbaru karena kebijakan bahasa bisa berubah.
- Baca minimal lima artikel terbaru di jurnal target untuk memahami format analisis yang diharapkan editor.
- Cek tab History Accreditation di portal SINTA: peringkat S2 hari ini bisa naik ke S1 atau turun di periode berikutnya.
Rekap lintas bidang ada di daftar jurnal SINTA 1 per bidang, dan alur dari submit sampai terbit ada di panduan publikasi jurnal SINTA.
Butuh arahan jurnal seni SINTA 1 atau 2 yang paling realistis untuk naskah dan deadline Anda?
Konsultasikan naskah Anda dengan tim kami, gratis dan tanpa komitmen.
Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.
Baca juga: publikasi jurnal SINTA 1 dan jurnal SINTA 1 Sosial Humaniora.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ada berapa jurnal seni SINTA 1 di Indonesia?
Saat pengecekan kami di portal SINTA, hanya satu: Harmonia: Journal of Arts Research and Education terbitan Universitas Negeri Semarang, yang juga terindeks Scopus.
Apakah jurnal terbitan ISI Yogyakarta, ISI Denpasar, dan ISBI Bandung sudah SINTA 1?
Belum. Resital (ISI Yogyakarta), Mudra (ISI Denpasar), dan Panggung (ISBI Bandung) berstatus SINTA 2 saat pengecekan.
Apakah nilai KUM jurnal seni SINTA 2 lebih rendah dari SINTA 1?
Tidak. Berdasarkan Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026, nilai KUM jurnal nasional terakreditasi SINTA 1 dan SINTA 2 sama, yaitu 25 poin.
Apakah laporan penciptaan karya seni bisa diterbitkan di jurnal SINTA 1 atau 2?
Bisa, tapi harus ditulis ulang sebagai artikel riset dengan pertanyaan penelitian, metode, dan analisis yang jelas, bukan sekadar deskripsi proses berkarya.
Apakah Harmonia menerima naskah seni rupa dan desain?
Scope utamanya musik, tari, dan drama, tapi artikel tentang kriya, batik, dan seni rupa sudah pernah terbit selama ada dimensi riset atau pendidikan seni yang jelas.









