Publikasi Jurnal SINTA 1: Panduan Tembus Tier Tertinggi (KUM 25)

Publikasi Jurnal SINTA 1: Panduan Tembus Tier Tertinggi (KUM 25)

Comments
10 min read
Beranda » Publikasi Jurnal SINTA 1: Panduan Tembus Tier Tertinggi (KUM 25)Beranda » Publikasi Jurnal SINTA 1: Panduan Tembus Tier Tertinggi (KUM 25)

Publikasi jurnal SINTA 1 adalah menerbitkan artikel di jurnal nasional terakreditasi peringkat tertinggi di Indonesia. Kelompok ini menghimpun jurnal dengan pengelolaan paling matang: seleksi paling ketat, antrean terbit paling panjang, dan sebagian besar menuntut naskah berbahasa Inggris. Halaman ini menjelaskan siapa yang realistis membidiknya, apa yang membedakan naskah yang tembus, serta nilai angka kredit resminya.

Jawaban Singkat

Jurnal SINTA 1 adalah jurnal nasional dengan skor akreditasi ARJUNA tertinggi. Artikel yang terbit di sini bernilai maksimal 25 angka kredit, setara dengan SINTA 2 menurut aturan yang berlaku. Nilai istimewanya terletak pada penggunaannya sebagai syarat khusus: jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 dapat dipakai memenuhi salah satu dari dua publikasi syarat khusus untuk kenaikan ke Profesor.

Ingin tahu apakah naskah Anda realistis untuk peringkat tertinggi?

Menargetkan SINTA 1 dengan naskah yang belum matang berarti kehilangan berbulan-bulan tanpa masukan yang berguna. Diskusikan kondisi naskah Anda lebih dulu sebelum menentukan jurnal tujuan.

Diskusikan Kesiapan Naskah

Siapa yang Realistis Membidik SINTA 1

Peringkat ini bukan untuk semua orang, dan itu bukan soal kemampuan melainkan soal kecocokan kebutuhan dengan waktu yang tersedia.

  • Cocok bagi dosen yang mengejar syarat khusus kenaikan ke Profesor, karena jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 adalah satu-satunya peringkat nasional yang sah untuk keperluan tersebut.
  • Cocok bagi peneliti dengan data kuat dan kebaruan yang jelas, yang tidak terikat tenggat ketat.
  • Kurang cocok bagi mahasiswa dengan tenggat sidang, karena antrean terbitnya sering melampaui satu semester.
  • Kurang cocok bila tujuan Anda semata menambah angka kredit, sebab SINTA 2 bernilai sama yaitu 25 dengan seleksi yang lebih longgar.

Poin terakhir layak digarisbawahi. Banyak penulis mengejar SINTA 1 dengan asumsi nilainya lebih tinggi daripada SINTA 2. Menurut aturan yang berlaku, keduanya berada pada kategori yang sama dan bernilai 25 angka kredit. Perbedaannya ada pada penggunaan sebagai syarat khusus, bukan pada besaran angka kredit.

Nilai Angka Kredit Publikasi Jurnal SINTA 1

Jenis publikasi AK maksimal
Jurnal internasional bereputasi Q1 40
Jurnal internasional bereputasi Q2 38
Jurnal internasional bereputasi Q3 35
Jurnal internasional bereputasi Q4 33
Jurnal internasional terindeks, SJR 0,1 ke bawah 30
Jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 atau 2 25
Jurnal nasional terakreditasi peringkat 3 atau 4 20
Jurnal nasional terakreditasi peringkat 5 atau 6 15
Jurnal nasional tidak terakreditasi ber-ISSN 10

Angka mengacu Tabel 2 Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. Angka tersebut adalah nilai maksimal; yang Anda terima bergantung pada posisi kepenulisan. Konfirmasikan ke LLDIKTI wilayah atau kepegawaian kampus Anda.

Angka kredit dibagi menurut posisi kepenulisan

Angka pada tabel adalah nilai maksimal per artikel, bukan yang otomatis Anda terima. Pembagiannya diatur tegas dalam juknis:

  • Dua penulis. Penulis pertama sekaligus penulis korespondensi memperoleh 60 persen, penulis kedua 40 persen. Bila penulis pertama bukan penulis korespondensi, keduanya memperoleh 50 persen.
  • Tiga penulis atau lebih. Penulis pertama sekaligus korespondensi memperoleh 60 persen, sisanya 40 persen dibagi rata untuk penulis anggota. Bila penulis pertama bukan korespondensi, penulis pertama memperoleh 40 persen, penulis korespondensi 40 persen, dan anggota berbagi 20 persen.

Konsekuensinya nyata: posisi kepenulisan sering lebih menentukan hasil akhir daripada peringkat jurnal yang dikejar. Sepakati urutan penulis dan siapa yang menjadi korespondensi sejak awal riset, bukan menjelang submit.

Apa yang Membedakan Naskah yang Tembus

Dari pola penolakan yang berulang, empat hal berikut paling menentukan di peringkat tertinggi:

Kebaruan yang dapat ditunjuk dalam satu kalimat. Reviewer jurnal peringkat atas mencari kontribusi yang jelas terhadap percakapan ilmiah yang sudah ada. Jika Anda sendiri kesulitan merumuskannya, naskah kemungkinan belum siap untuk peringkat ini.

Metode yang dapat direplikasi sepenuhnya. Populasi, instrumen, prosedur, dan teknik analisis harus dijabarkan cukup rinci sehingga peneliti lain bisa mengulangnya. Kekurangan detail di sini adalah alasan revisi besar yang paling sering muncul.

Rujukan yang mutakhir dan berskala luas. Daftar pustaka yang didominasi sumber lokal dan lama menyulitkan reviewer menilai posisi penelitian Anda.

Bahasa yang setara standar internasional. Banyak jurnal SINTA 1 menerima naskah berbahasa Inggris saja, dan hasil terjemahan mentah dikenali dengan cepat oleh editor.

Naskah sudah siap tapi bingung memilih jurnalnya?

Jurnal SINTA 1 berjumlah terbatas dan masing-masing punya ruang lingkup yang sempit. Sebutkan bidang penelitian Anda, kami bantu telusuri kandidat yang benar-benar cocok.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Kapan SINTA 1 Wajib, dan Kapan Cukup Peringkat Lain

Aturan yang berlaku menetapkan syarat khusus berbeda untuk setiap jenjang jabatan akademik. Memahami ini mencegah Anda mengejar peringkat yang sebenarnya tidak diperlukan.

Kenaikan jenjang Syarat khusus publikasi yang berlaku
Asisten Ahli ke Lektor 1 artikel jurnal nasional terakreditasi minimal peringkat 4 sebagai penulis pertama, atau jurnal internasional bereputasi minimal Q4 dengan SJR di atas 0,1
Lektor ke Lektor Kepala 1 artikel jurnal nasional terakreditasi minimal peringkat 2 sebagai penulis pertama sekaligus korespondensi, atau jurnal internasional bereputasi minimal Q3 dengan SJR di atas 0,2
Lektor Kepala ke Profesor 2 publikasi, salah satunya boleh jurnal nasional terakreditasi peringkat 1; satunya lagi wajib jurnal internasional bereputasi minimal Q2 dengan SJR di atas 0,25

Angka mengacu Tabel 2 Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. Angka tersebut adalah nilai maksimal; yang Anda terima bergantung pada posisi kepenulisan. Konfirmasikan ke LLDIKTI wilayah atau kepegawaian kampus Anda.

Terlihat jelas bahwa SINTA 1 baru benar-benar diperlukan pada jenjang tertinggi, itu pun sebagai pelengkap, bukan pengganti publikasi internasional. Untuk jenjang di bawahnya, peringkat 2 sampai 4 sudah mencukupi.

Tiga larangan pada karya syarat khusus. Karya yang diajukan sebagai syarat khusus kenaikan jabatan tidak boleh ditulis sebagai penulis tunggal, tidak boleh berasal dari tesis maupun disertasi pengusul atau bimbingannya, dan tidak boleh diterbitkan oleh perguruan tinggi asal pengusul. Artikel hasil sintesis tesis atau disertasi selama masa studi tetap dinilai angka kreditnya, namun tidak sah dipakai memenuhi syarat khusus. Ketiga hal ini termasuk penyebab usulan tertunda yang paling sering terjadi.

Langkah Praktis Menuju Publikasi Jurnal SINTA 1

  • Verifikasi peringkat kandidat jurnal langsung di portal SINTA, dan simpan tangkapan layarnya beserta tanggal.
  • Baca focus and scope serta dua terbitan terakhir untuk menilai kecocokan sudut pandang, bukan sekadar kecocokan bidang.
  • Periksa bahasa naskah yang diterima; sebagian jurnal peringkat ini hanya menerima bahasa Inggris.
  • Siapkan naskah yang sudah disunting bahasanya, bukan hasil terjemahan langsung.
  • Sepakati urutan penulis dan penulis korespondensi sebelum submit, karena menentukan pembagian angka kredit.
  • Siapkan jurnal cadangan pada peringkat 2 atau 3, agar penolakan tidak menghentikan rencana Anda.

Peta lengkap seluruh jalur ada di panduan publikasi jurnal SINTA. Untuk memahami dasar penilaian mutu jurnal, lihat panduan indeksasi jurnal. Bila Anda sedang menimbang jalur internasional, bandingkan dengan panduan publikasi jurnal Scopus.

Alur Publikasi di Jurnal SINTA 1

Verifikasi jurnal lebih dulu. Cari nama jurnal di portal SINTA, periksa peringkat aktifnya, lalu buka situs OJS resminya dari tautan yang tercantum di sana. Jangan mengandalkan klaim peringkat yang tertulis di situs jurnal itu sendiri.

Baca focus and scope dan dua terbitan terakhir. Langkah ini menghemat waktu Anda paling banyak. Bila tidak ada satu pun artikel bertema berdekatan dengan naskah Anda, cari jurnal lain sebelum melangkah lebih jauh.

Unduh dan terapkan template. Sesuaikan gaya sitasi, susunan bagian, batas jumlah kata, dan format tabel sebelum submit, bukan setelah diminta editor.

Submit melalui OJS. Daftar sebagai penulis, unggah berkas, lalu isi metadata berupa judul, abstrak, kata kunci, dan data seluruh penulis. Kesalahan pada tahap ini terbawa sampai artikel terbit.

Lewati pemeriksaan awal editor. Yang diperiksa adalah kesesuaian ruang lingkup, kelengkapan administratif, dan tingkat kemiripan naskah. Banyak naskah berhenti di sini karena hal yang sebenarnya bisa dicegah.

Hadapi penelaahan mitra bestari. Jawab setiap butir catatan secara terstruktur: kutip catatannya, tuliskan tanggapan Anda, lalu tunjukkan di bagian mana naskah diubah. Butir yang Anda tidak setujui boleh dijawab dengan alasan yang berdasar.

Terima surat penerimaan lalu tunggu terbit. Surat penerimaan bukan bukti artikel sudah tayang. Sebagian institusi menerimanya sebagai bukti sementara, sebagian lain menuntut artikel benar-benar terbit lengkap dengan halaman dan nomor DOI.

Kesalahan yang Membuat Proses Berlarut

  • Mengandalkan daftar jurnal dari pihak ketiga. Daftar yang beredar di grup pesan atau media sosial sering sudah kedaluwarsa. Verifikasi selalu dari portal resmi.
  • Mengirim satu naskah ke beberapa jurnal sekaligus. Melanggar etika publikasi dan berisiko mencoreng nama Anda di kalangan editor.
  • Menunda menjawab revisi. Naskah yang lama tidak direspons dapat dianggap ditarik oleh redaksi, dan Anda harus mengulang dari awal.
  • Mengabaikan tingkat kemiripan naskah. Angka tinggi umumnya berasal dari cara mengutip yang belum tepat; solusinya memperbaiki penulisan, bukan menyiasati sistem pemeriksaan.
  • Mengubah susunan penulis setelah submit. Umumnya memerlukan persetujuan tertulis seluruh penulis dan tidak selalu dikabulkan editor.
  • Tergiur tawaran terbit sangat cepat tanpa proses review yang jelas. Ini ciri khas jurnal bermasalah, dan artikelnya berisiko tidak diakui untuk keperluan akademik.

Arsip yang Perlu Anda Simpan

Bagian ini jarang dibahas padahal sering menjadi persoalan justru setelah artikel terbit. Simpan berkas berikut sejak proses berjalan, bukan mencarinya belakangan saat sudah dibutuhkan:

  • Tangkapan layar profil jurnal di portal resmi beserta tanggal Anda memeriksanya, sebagai bukti status pada saat itu.
  • Surat penerimaan naskah dari redaksi, lengkap dengan kop dan tanda tangan pengelola.
  • Tautan permanen artikel dan nomor DOI setelah terbit.
  • Berkas naskah versi final yang benar-benar diterbitkan, bukan versi terakhir sebelum revisi.
  • Bukti pembayaran bila jurnal menerapkan biaya penerbitan.
  • Riwayat korespondensi dengan redaksi, yang termasuk dokumen wajib saat pengajuan kenaikan jabatan.
  • Dokumen uji kemiripan naskah, yang juga termasuk syarat kelengkapan usulan.

Arsip semacam ini melindungi Anda bila peringkat atau status jurnal berubah di kemudian hari, dan mempercepat proses administrasi saat pengajuan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa angka kredit jurnal SINTA 1?

Menurut Tabel 2 Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026, jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 atau 2 bernilai maksimal 25 angka kredit. Nilai yang Anda terima bergantung pada posisi kepenulisan.

Apakah SINTA 1 lebih bernilai daripada SINTA 2?

Untuk angka kredit, keduanya berada pada kategori yang sama yaitu 25. Perbedaannya terletak pada penggunaan sebagai syarat khusus: kenaikan ke Profesor mensyaratkan peringkat 1, sedangkan kenaikan ke Lektor Kepala cukup peringkat 2.

Berapa lama proses publikasi jurnal SINTA 1?

Tidak ada durasi baku. Lamanya ditentukan antrean redaksi, ketersediaan mitra bestari, dan kecepatan Anda merespons revisi. Peringkat atas umumnya menempuh waktu lebih panjang dibanding peringkat menengah.

Apakah mahasiswa bisa publikasi di jurnal SINTA 1?

Bisa, tidak ada pembatasan jenjang pendidikan. Namun bagi mahasiswa yang terikat tenggat sidang, peringkat menengah umumnya lebih realistis karena waktu prosesnya lebih terukur.

Apakah artikel dari disertasi bisa dipakai untuk syarat khusus?

Tidak. Artikel hasil sintesis atau pengembangan tesis maupun disertasi selama masa studi tetap dinilai angka kreditnya, tetapi tidak dapat digunakan memenuhi syarat khusus kenaikan jabatan akademik.

Peringkat tertinggi menuntut persiapan, bukan keberuntungan

Naskah yang ditolak di jurnal SINTA 1 umumnya bukan karena penelitiannya lemah, melainkan karena belum disiapkan sesuai standar yang dituntut peringkat tersebut: kebaruan yang belum dinyatakan tegas, metode yang kurang rinci, atau bahasa yang belum disunting. Pelopor Publikasi mendampingi Anda menilai kesiapan naskah dan memilih jurnal yang sesuai dengan kebutuhan serta waktu Anda.

Konsultasikan Naskah Anda

Konsultasi awal tanpa biaya. Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.

Share this article

About Author

admin

Most Relevent