Publikasi jurnal SINTA 2 adalah pilihan yang paling sering dituju dosen yang sedang menyiapkan kenaikan jabatan akademik. Alasannya masuk akal: nilai angka kreditnya setara dengan peringkat 1, sementara seleksinya lebih terjangkau. Yang lebih penting, jurnal nasional terakreditasi peringkat 2 adalah peringkat nasional terendah yang sah dipakai sebagai syarat khusus kenaikan ke Lektor Kepala.
Jurnal SINTA 2 bernilai maksimal 25 angka kredit, sama dengan SINTA 1. Untuk kenaikan jabatan dari Lektor ke Lektor Kepala, satu artikel di jurnal nasional terakreditasi minimal peringkat 2 sebagai penulis pertama sekaligus penulis korespondensi sudah memenuhi syarat khusus, tanpa perlu menempuh jalur internasional.
Banyak dosen menempuh jalur internasional padahal syaratnya bisa dipenuhi lewat jurnal nasional peringkat 2. Ceritakan jenjang yang Anda tuju, kami bantu petakan jalur yang paling efisien.
Mengapa SINTA 2 Sering Menjadi Titik Optimal
Tiga alasan membuat peringkat ini banyak dipilih, dan ketiganya berdasar pada aturan yang berlaku, bukan sekadar kebiasaan.
Pertama, nilai angka kreditnya sama dengan peringkat 1. Keduanya berada pada kategori yang sama dan bernilai maksimal 25. Mengejar peringkat 1 semata demi angka kredit tidak menambah apa pun selain waktu tunggu.
Kedua, sah sebagai syarat khusus Lektor Kepala. Aturan menetapkan syarat khusus kenaikan Lektor ke Lektor Kepala dapat dipenuhi dengan jurnal nasional terakreditasi minimal peringkat 2, sebagai penulis pertama sekaligus korespondensi. Alternatifnya adalah jurnal internasional bereputasi minimal Q3 dengan SJR di atas 0,2, yang umumnya menuntut waktu dan biaya jauh lebih besar.
Ketiga, jumlah jurnalnya jauh lebih banyak. Pilihan yang lebih luas berarti peluang menemukan jurnal yang benar-benar cocok dengan bidang Anda juga lebih besar, dan kecocokan bidang adalah penentu terbesar diterima atau tidaknya naskah.
Nilai Angka Kredit dan Cara Menghitungnya
| Jenis publikasi | AK maksimal |
|---|---|
| Jurnal internasional bereputasi Q1 | 40 |
| Jurnal internasional bereputasi Q2 | 38 |
| Jurnal internasional bereputasi Q3 | 35 |
| Jurnal internasional bereputasi Q4 | 33 |
| Jurnal internasional terindeks, SJR 0,1 ke bawah | 30 |
| Jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 atau 2 | 25 |
| Jurnal nasional terakreditasi peringkat 3 atau 4 | 20 |
| Jurnal nasional terakreditasi peringkat 5 atau 6 | 15 |
| Jurnal nasional tidak terakreditasi ber-ISSN | 10 |
Angka mengacu Tabel 2 Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. Angka tersebut adalah nilai maksimal; yang Anda terima bergantung pada posisi kepenulisan. Konfirmasikan ke LLDIKTI wilayah atau kepegawaian kampus Anda.
Angka kredit dibagi menurut posisi kepenulisan
Angka pada tabel adalah nilai maksimal per artikel, bukan yang otomatis Anda terima. Pembagiannya diatur tegas dalam juknis:
- Dua penulis. Penulis pertama sekaligus penulis korespondensi memperoleh 60 persen, penulis kedua 40 persen. Bila penulis pertama bukan penulis korespondensi, keduanya memperoleh 50 persen.
- Tiga penulis atau lebih. Penulis pertama sekaligus korespondensi memperoleh 60 persen, sisanya 40 persen dibagi rata untuk penulis anggota. Bila penulis pertama bukan korespondensi, penulis pertama memperoleh 40 persen, penulis korespondensi 40 persen, dan anggota berbagi 20 persen.
Konsekuensinya nyata: posisi kepenulisan sering lebih menentukan hasil akhir daripada peringkat jurnal yang dikejar. Sepakati urutan penulis dan siapa yang menjadi korespondensi sejak awal riset, bukan menjelang submit.
Contoh penerapannya: satu artikel di jurnal SINTA 2 dengan tiga penulis, di mana Anda menjadi penulis pertama sekaligus korespondensi, menghasilkan 60 persen dari 25 atau sekitar 15 angka kredit. Bila Anda hanya penulis anggota di antara dua anggota lain, bagian Anda menjadi 40 persen dibagi dua, yaitu sekitar 5 angka kredit dari artikel yang sama.
Perhitungan kenaikan jabatan melibatkan proporsi AK penelitian, posisi kepenulisan, dan syarat khusus yang berbeda tiap jenjang. Ceritakan jenjang Anda sekarang dan yang dituju, kami bantu petakan.
Syarat Khusus yang Perlu Anda Penuhi
Angka kredit dan syarat khusus adalah dua hal berbeda yang sering tertukar. Angka kredit adalah akumulasi nilai; syarat khusus adalah publikasi tertentu yang wajib ada dengan kriteria spesifik.
| Kenaikan jenjang | Peringkat SINTA minimal yang sah | Posisi kepenulisan yang dituntut |
|---|---|---|
| Asisten Ahli ke Lektor | Peringkat 4 | Penulis pertama |
| Lektor ke Lektor Kepala | Peringkat 2 | Penulis pertama sekaligus korespondensi |
| Lektor Kepala ke Profesor | Peringkat 1 (hanya untuk satu dari dua publikasi) | Penulis pertama atau korespondensi |
Angka mengacu Tabel 2 Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. Angka tersebut adalah nilai maksimal; yang Anda terima bergantung pada posisi kepenulisan. Konfirmasikan ke LLDIKTI wilayah atau kepegawaian kampus Anda.
Perhatikan kolom terakhir. Untuk kenaikan ke Lektor Kepala, tidak cukup artikel Anda terbit di jurnal SINTA 2; Anda harus berperan sebagai penulis pertama sekaligus penulis korespondensi. Artikel di jurnal yang tepat namun dengan posisi kepenulisan yang keliru tidak akan menyelesaikan syarat khusus Anda.
Tiga larangan pada karya syarat khusus. Karya yang diajukan sebagai syarat khusus kenaikan jabatan tidak boleh ditulis sebagai penulis tunggal, tidak boleh berasal dari tesis maupun disertasi pengusul atau bimbingannya, dan tidak boleh diterbitkan oleh perguruan tinggi asal pengusul. Artikel hasil sintesis tesis atau disertasi selama masa studi tetap dinilai angka kreditnya, namun tidak sah dipakai memenuhi syarat khusus. Ketiga hal ini termasuk penyebab usulan tertunda yang paling sering terjadi.
Proporsi AK Penelitian yang Wajib Dipenuhi
Selain akumulasi angka dan syarat khusus, ada persentase minimal yang harus berasal dari kegiatan penelitian, dihitung dari kekurangan angka kredit menuju jenjang berikutnya:
- Asisten Ahli ke Lektor: minimum 35 persen dari kekurangan AK menuju 200 atau 300.
- Lektor ke Lektor Kepala: minimum 40 persen dari kekurangan AK menuju 400, 550, atau 700.
- Lektor Kepala ke Profesor: minimum 45 persen dari kekurangan AK menuju 850 atau 1050.
Karena itu perencanaan publikasi sebaiknya dimulai dari jenjang yang dituju, lalu dihitung mundur. Peta lengkap jalur nasional ada di panduan publikasi jurnal SINTA, sedangkan pembanding jalur internasional dibahas di panduan publikasi jurnal Scopus.
Langkah Praktis
- Pastikan peringkat jurnal saat artikel diterbitkan, bukan saat submit, karena penilaian mengacu pada status saat terbit.
- Sepakati sejak awal bahwa Anda menjadi penulis pertama sekaligus korespondensi bila artikel ini diperuntukkan sebagai syarat khusus.
- Pastikan jurnal tujuan bukan terbitan perguruan tinggi Anda sendiri bila akan dipakai sebagai syarat khusus.
- Periksa kesesuaian ruang lingkup dengan membaca dua terbitan terakhir, bukan hanya deskripsi focus and scope.
- Simpan bukti korespondensi dengan redaksi, karena termasuk dokumen yang diminta saat pengajuan.
- Siapkan dokumen uji kemiripan naskah, yang juga termasuk syarat kelengkapan usulan.
Alur Publikasi di Jurnal SINTA 2
Verifikasi jurnal lebih dulu. Cari nama jurnal di portal SINTA, periksa peringkat aktifnya, lalu buka situs OJS resminya dari tautan yang tercantum di sana. Jangan mengandalkan klaim peringkat yang tertulis di situs jurnal itu sendiri.
Baca focus and scope dan dua terbitan terakhir. Langkah ini menghemat waktu Anda paling banyak. Bila tidak ada satu pun artikel bertema berdekatan dengan naskah Anda, cari jurnal lain sebelum melangkah lebih jauh.
Unduh dan terapkan template. Sesuaikan gaya sitasi, susunan bagian, batas jumlah kata, dan format tabel sebelum submit, bukan setelah diminta editor.
Submit melalui OJS. Daftar sebagai penulis, unggah berkas, lalu isi metadata berupa judul, abstrak, kata kunci, dan data seluruh penulis. Kesalahan pada tahap ini terbawa sampai artikel terbit.
Lewati pemeriksaan awal editor. Yang diperiksa adalah kesesuaian ruang lingkup, kelengkapan administratif, dan tingkat kemiripan naskah. Banyak naskah berhenti di sini karena hal yang sebenarnya bisa dicegah.
Hadapi penelaahan mitra bestari. Jawab setiap butir catatan secara terstruktur: kutip catatannya, tuliskan tanggapan Anda, lalu tunjukkan di bagian mana naskah diubah. Butir yang Anda tidak setujui boleh dijawab dengan alasan yang berdasar.
Terima surat penerimaan lalu tunggu terbit. Surat penerimaan bukan bukti artikel sudah tayang. Sebagian institusi menerimanya sebagai bukti sementara, sebagian lain menuntut artikel benar-benar terbit lengkap dengan halaman dan nomor DOI.
Kesalahan yang Membuat Proses Berlarut
- Mengandalkan daftar jurnal dari pihak ketiga. Daftar yang beredar di grup pesan atau media sosial sering sudah kedaluwarsa. Verifikasi selalu dari portal resmi.
- Mengirim satu naskah ke beberapa jurnal sekaligus. Melanggar etika publikasi dan berisiko mencoreng nama Anda di kalangan editor.
- Menunda menjawab revisi. Naskah yang lama tidak direspons dapat dianggap ditarik oleh redaksi, dan Anda harus mengulang dari awal.
- Mengabaikan tingkat kemiripan naskah. Angka tinggi umumnya berasal dari cara mengutip yang belum tepat; solusinya memperbaiki penulisan, bukan menyiasati sistem pemeriksaan.
- Mengubah susunan penulis setelah submit. Umumnya memerlukan persetujuan tertulis seluruh penulis dan tidak selalu dikabulkan editor.
- Tergiur tawaran terbit sangat cepat tanpa proses review yang jelas. Ini ciri khas jurnal bermasalah, dan artikelnya berisiko tidak diakui untuk keperluan akademik.
Arsip yang Perlu Anda Simpan
Bagian ini jarang dibahas padahal sering menjadi persoalan justru setelah artikel terbit. Simpan berkas berikut sejak proses berjalan, bukan mencarinya belakangan saat sudah dibutuhkan:
- Tangkapan layar profil jurnal di portal resmi beserta tanggal Anda memeriksanya, sebagai bukti status pada saat itu.
- Surat penerimaan naskah dari redaksi, lengkap dengan kop dan tanda tangan pengelola.
- Tautan permanen artikel dan nomor DOI setelah terbit.
- Berkas naskah versi final yang benar-benar diterbitkan, bukan versi terakhir sebelum revisi.
- Bukti pembayaran bila jurnal menerapkan biaya penerbitan.
- Riwayat korespondensi dengan redaksi, yang termasuk dokumen wajib saat pengajuan kenaikan jabatan.
- Dokumen uji kemiripan naskah, yang juga termasuk syarat kelengkapan usulan.
Arsip semacam ini melindungi Anda bila peringkat atau status jurnal berubah di kemudian hari, dan mempercepat proses administrasi saat pengajuan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa angka kredit jurnal SINTA 2?
Jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 atau 2 bernilai maksimal 25 angka kredit menurut Tabel 2 Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026. Yang Anda terima bergantung pada posisi kepenulisan.
Apakah SINTA 2 cukup untuk naik ke Lektor Kepala?
Cukup, sepanjang Anda berperan sebagai penulis pertama sekaligus penulis korespondensi dan jurnalnya bukan terbitan perguruan tinggi asal Anda. Ini alternatif dari jalur jurnal internasional bereputasi minimal Q3.
Apa beda angka kredit dan syarat khusus?
Angka kredit adalah akumulasi nilai dari seluruh kegiatan yang Anda lakukan. Syarat khusus adalah publikasi tertentu yang wajib ada dengan kriteria peringkat dan posisi kepenulisan yang spesifik. Publikasi bisa bernilai angka kredit tanpa sah sebagai syarat khusus.
Bolehkah artikel syarat khusus ditulis sendiri?
Tidak boleh. Aturan menetapkan karya syarat khusus bukan penulis tunggal. Artikel tersebut juga tidak boleh berasal dari tesis atau disertasi Anda sendiri maupun bimbingan mahasiswa Anda.
Bagaimana jika peringkat jurnal turun setelah artikel terbit?
Penilaian mengacu pada peringkat jurnal saat artikel diterbitkan. Karena itu simpan tangkapan layar profil SINTA pada tanggal artikel Anda terbit sebagai arsip.
Banyak dosen menempuh jalur internasional yang panjang padahal syarat khusus jenjangnya dapat dipenuhi lewat jurnal nasional peringkat 2. Sebaliknya, ada pula yang mengumpulkan banyak artikel namun tidak satu pun sah sebagai syarat khusus karena posisi kepenulisannya keliru. Pelopor Publikasi membantu Anda memetakan kebutuhan publikasi berdasarkan jenjang yang dituju, bukan berdasarkan tebakan.
Petakan Kebutuhan Publikasi Anda
Konsultasi awal tanpa biaya. Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.









