Daftar Jurnal DOAJ Indonesia Tabel + Cara Verifikasi

Daftar Jurnal DOAJ Indonesia Tabel + Cara Verifikasi

Comments
6 min read
Beranda » Daftar Jurnal DOAJ Indonesia Tabel + Cara VerifikasiBeranda » Daftar Jurnal DOAJ Indonesia Tabel + Cara Verifikasi

Daftar jurnal terindeks DOAJ Indonesia mungkin lebih besar dari yang Anda kira — per data resmi DOAJ Maret 2025, Indonesia adalah kontributor jurnal terbanyak di dunia dengan 2.473 jurnal terindeks, mengalahkan Inggris, Brasil, dan Amerika Serikat. Di halaman ini kami kumpulkan beberapa jurnal DOAJ Indonesia yang sudah kami verifikasi langsung ke doaj.org per 4 September 2026, lengkap ISSN, penerbit, dan status biaya publikasinya.

Jawaban Singkat

DOAJ (Directory of Open Access Journals) adalah direktori independen yang mengkurasi jurnal open access berkualitas dari seluruh dunia. Indonesia punya 2.473 jurnal terindeks DOAJ (data Maret 2025) — terbanyak sedunia, didorong oleh budaya jurnal berbasis universitas dengan domain .ac.id. Mayoritas jurnal DOAJ Indonesia tidak memungut biaya publikasi (APC) sama sekali.

Butuh bantuan menemukan jurnal DOAJ yang cocok dengan naskah Anda?

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Kenapa Indonesia Dominan di DOAJ

DOAJ berbeda dari SINTA atau Scopus — ini bukan sistem akreditasi nasional atau pengindeksan komersial, melainkan direktori independen yang murni menilai apakah jurnal benar-benar open access dan memenuhi standar transparansi editorial dasar (bukan soal dampak sitasi seperti Scopus atau skor ARJUNA seperti SINTA). Dari 2.473 jurnal Indonesia yang terindeks, sebanyak 2.132 di antaranya beroperasi di domain .ac.id — menegaskan bahwa ekosistem jurnal open access Indonesia didorong terutama oleh universitas, bukan penerbit komersial.

Pertumbuhan ini juga tidak lepas dari momentum SINTA. Menurut catatan DOAJ sendiri, lonjakan signifikan jurnal Indonesia yang terindeks terjadi sejak 2016-2017 (466 jurnal ditambahkan hanya dalam setahun) — bertepatan dengan diperkenalkannya sistem SINTA oleh pemerintah pada 2017 yang mendorong universitas membenahi tata kelola jurnal mereka secara masif. Kalau Anda ingin memahami sistem SINTA secara lebih dalam, baca panduan publikasi jurnal SINTA untuk dosen & mahasiswa yang sudah kami susun.

Penting dipahami: DOAJ bukan sistem peringkat seperti SINTA atau Scopus — tidak ada “DOAJ Q1” atau “DOAJ tier 1”. Statusnya biner: sebuah jurnal terindeks DOAJ atau tidak. Yang membedakan kualitas antar jurnal DOAJ adalah faktor lain seperti status akreditasi SINTA-nya, kecepatan review, dan reputasi editorial masing-masing — bukan dari DOAJ itu sendiri.

Contoh Jurnal DOAJ Indonesia per Bidang

Berikut beberapa jurnal DOAJ Indonesia yang sudah kami verifikasi langsung ke halaman resminya di doaj.org — bukan daftar lengkap (2.473 jurnal terlalu banyak untuk satu tabel), tapi contoh representatif per bidang beserta status biayanya.

Nama Jurnal Bidang Penerbit Biaya (APC)
Indonesia Accounting Journal Akuntansi Prodi Pendidikan Profesi Akuntansi, Universitas Sam Ratulangi Tanpa biaya (No APC)
Mimbar Pendidikan: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan Pendidikan UPI Press, Universitas Pendidikan Indonesia Tanpa biaya (No APC)
Journal of Indonesian Islam Kajian Islam UIN Sunan Ampel Surabaya Cek terbaru di doaj.org
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Kesehatan Tanpa biaya (No APC)

Pola yang konsisten kami temukan: mayoritas jurnal DOAJ Indonesia berbasis universitas tidak memungut APC sama sekali — beda jauh dari citra “semua jurnal internasional pasti mahal” yang sering beredar. Waktu review rata-rata di jurnal-jurnal ini juga cenderung lebih lama (12-16 minggu) dibanding jurnal SINTA nasional, karena volume submisi yang tinggi dengan tim editorial yang sering masih terbatas. Untuk perbandingan biaya lengkap dengan jurnal berbayar, cek estimasi biaya publikasi jurnal ilmiah yang sudah kami susun.

Kalau Anda menargetkan jurnal internasional bereputasi yang juga terindeks Scopus sekaligus DOAJ, lihat juga daftar jurnal Scopus Indonesia per kuartil — beberapa jurnal di daftar tersebut, seperti Journal of Indonesian Economy and Business, juga terindeks DOAJ sekaligus.

Sudah sampai tahap mana naskah Anda?

Kalau Anda cari jurnal open access tanpa biaya publikasi, tim kami bisa bantu cek kecocokan scope dengan jurnal DOAJ yang relevan.

Cek Kecocokan Naskah via WhatsApp

DOAJ vs SINTA vs Scopus: Perbandingan Cepat

Sistem Pengelola Yang Dinilai Jumlah Peringkat
DOAJ Direktori independen nirlaba Status open access & transparansi editorial Tidak ada (biner: terdaftar/tidak)
SINTA Kemendiktisaintek Skor akreditasi ARJUNA 4 peringkat (SINTA 1-4)
Scopus Elsevier (komersial) Dampak sitasi internasional (SJR) 4 kuartil (Q1-Q4)

Ketiga sistem ini bisa saling melengkapi di satu jurnal yang sama. Jurnal seperti Journal of Indonesian Economy and Business misalnya, sekaligus terakreditasi SINTA 1, terindeks Scopus Q3, dan juga terdaftar di DOAJ — kombinasi ini memberi kredibilitas berlapis dari tiga sudut penilaian yang berbeda-beda kriterianya.

Cara Verifikasi Status DOAJ Sebelum Submit

Karena volume jurnal DOAJ Indonesia sangat besar, kualitas editorialnya juga bervariasi luas — dari yang sangat rapi sampai yang minim standar. DOAJ sendiri melakukan proses seleksi ketat sebelum menerima jurnal baru, tapi status “terindeks” tidak otomatis berarti “berkualitas tinggi”. Berikut cara memverifikasi sebelum submit:

  • Buka doaj.org/search/journals, cari nama jurnal atau ISSN untuk konfirmasi masih aktif terindeks.
  • Cek kebijakan lisensi (biasanya CC BY atau CC BY-SA) yang tercantum di halaman jurnal di DOAJ.
  • Perhatikan estimasi waktu review yang dicantumkan DOAJ — kalau jurnal menjanjikan waktu jauh lebih cepat dari rata-rata tanpa alasan jelas, patut dicurigai.
  • Kombinasikan dengan status SINTA jurnal tersebut (kalau ada) di portal SINTA — banyak jurnal DOAJ Indonesia juga terakreditasi SINTA, memberi lapisan verifikasi tambahan.

Masih bingung jurnal DOAJ mana yang cocok untuk naskah Anda?

Konsultasikan naskah Anda dengan tim kami — gratis, tanpa komitmen.

Konsultasi Gratis Sekarang

Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.

Pertanyaan Seputar Jurnal DOAJ Indonesia

Apa beda DOAJ dengan SINTA dan Scopus?

DOAJ murni menilai apakah jurnal open access dan transparan secara editorial. SINTA menilai kualitas jurnal nasional lewat skor ARJUNA. Scopus menilai dampak sitasi internasional lewat SJR. Ketiganya independen — jurnal bisa terdaftar di satu, dua, atau ketiganya sekaligus.

Apakah semua jurnal DOAJ Indonesia gratis?

Mayoritas ya, tapi tidak semua. Selalu cek kolom “Article Processing Charges” di halaman jurnal di doaj.org untuk konfirmasi, karena kebijakan bisa berubah kapan saja.

Kenapa Indonesia bisa jadi kontributor DOAJ terbanyak di dunia?

Kombinasi budaya jurnal berbasis universitas (didorong domain .ac.id) dan dorongan pemerintah lewat sistem SINTA sejak 2017 yang memicu universitas membenahi tata kelola jurnal secara masif dan mendaftarkannya ke direktori internasional seperti DOAJ.

Apakah jurnal DOAJ dapat nilai KUM yang sama dengan SINTA?

Tidak otomatis sama — nilai KUM ditentukan oleh status akreditasi SINTA atau indeksasi Scopus/WoS, bukan status DOAJ semata. Banyak jurnal DOAJ Indonesia juga terakreditasi SINTA, dan dalam kasus itu nilai KUM-nya mengikuti peringkat SINTA-nya.

Berapa lama proses review rata-rata di jurnal DOAJ Indonesia?

Bervariasi, tapi dari beberapa contoh yang kami verifikasi berkisar 12-16 minggu. Cek estimasi waktu yang dicantumkan di halaman jurnal masing-masing di doaj.org sebelum submit — ini biasanya lebih akurat dibanding klaim di website resmi jurnal itu sendiri, karena data DOAJ diperbarui berdasarkan laporan langsung dari penerbit saat aplikasi indeksasi.

Share this article

About Author

admin

Most Relevent