Cara Mendapatkan LOA Jurnal yang Sah dan Mengenali LOA Asli

Cara Mendapatkan LOA Jurnal yang Sah dan Mengenali LOA Asli

Comments
11 min read
Beranda » Cara Mendapatkan LOA Jurnal yang Sah dan Mengenali LOA Asli

Cara mendapatkan LOA jurnal yang sah sebenarnya hanya satu: naskah Anda dikirim ke jurnal, melewati proses review, direvisi sesuai masukan, lalu dinyatakan diterima oleh redaksi. Tidak ada jalur lain yang membuat surat tersebut bernilai. LOA yang diperoleh tanpa proses itu, serapi apa pun tampilannya, hanya selembar dokumen yang bisa menimbulkan masalah bagi Anda.

Pertanyaan soal LOA biasanya muncul ketika mahasiswa dikejar syarat kelulusan atau dosen menyiapkan berkas administrasi. Di saat seperti itu, tawaran “LOA siap pakai” mudah terlihat menggoda. Artikel ini membahas posisi LOA dalam alur publikasi, cara menempuhnya dengan benar, isi LOA asli, cara memverifikasinya, dan tanda LOA yang patut dicurigai.

Jawaban Singkat

LOA (Letter of Acceptance) diterbitkan redaksi setelah naskah dinyatakan diterima melalui proses review, sehingga tidak bisa dibeli dan tidak bisa didapat instan. Cara sahnya adalah memilih jurnal yang cakupannya sesuai, mengirim naskah yang memenuhi pedoman, menuntaskan revisi, dan berkomunikasi dengan editor lewat kanal resmi. Ingat pula bahwa LOA bukan bukti artikel sudah terbit.

Naskah Anda sudah siap diajukan ke jurnal?

Pelopor Publikasi mendampingi Anda memilih jurnal yang sesuai dan menyiapkan naskah agar layak menghadapi review. Kami tidak menjual LOA.

Konsultasikan Naskah Anda

Apa Itu LOA dan Apa Fungsinya

LOA atau Letter of Acceptance adalah surat dari redaksi jurnal yang menyatakan bahwa naskah Anda diterima untuk diterbitkan. Surat ini keluar setelah editor mengambil keputusan berdasarkan hasil review dan revisi, bukan sebelumnya.

Fungsinya adalah bukti tertulis bahwa naskah sudah lolos tahap penilaian. Di sebagian kampus, LOA dipakai sebagai salah satu dokumen syarat ujian atau kelulusan. Dosen juga kerap melampirkannya pada laporan penelitian selama artikel menunggu jadwal terbit. Apa pun keperluannya, nilai LOA bergantung sepenuhnya pada proses yang ada di belakangnya.

Selain berupa surat, penerimaan naskah juga tercatat di sistem jurnal. Pada jurnal berbasis OJS, status naskah di dasbor penulis berubah menjadi Accepted atau Scheduled. Catatan di sistem inilah yang nantinya menjadi rujukan utama saat Anda memverifikasi LOA.

Posisi LOA dalam Alur Publikasi

Supaya tidak salah memahami LOA, lihat posisinya dalam alur publikasi secara utuh.

  1. Submit. Naskah dikirim lewat sistem jurnal sesuai pedoman penulis.
  2. Review. Editor memeriksa kesesuaian awal, lalu meneruskan naskah kepada reviewer.
  3. Revisi. Penulis memperbaiki naskah berdasarkan komentar reviewer dan editor. Tahap ini bisa berlangsung lebih dari satu putaran.
  4. Diterima. Editor menyatakan naskah layak terbit.
  5. LOA. Redaksi menerbitkan surat penerimaan.
  6. Produksi. Naskah masuk tahap penyuntingan (copyediting), tata letak, dan pemeriksaan akhir.
  7. Terbit. Artikel tayang dalam volume dan nomor tertentu, lengkap dengan halaman dan identitas terbitannya.

Perhatikan bahwa LOA berada di tengah alur, bukan di ujung. Setelah LOA keluar, naskah masih harus melewati produksi sebelum benar-benar terbit. Proses review sendiri membutuhkan waktu yang berbeda di setiap jurnal, sehingga tidak ada patokan umum yang bisa dipegang. Pada OJS 3, rangkaian ini tercermin dalam empat tahap alur editorial, yaitu Submission, Review, Copyediting, dan Production.

Cara Mendapatkan LOA Jurnal secara Sah

Karena LOA adalah hasil review, yang bisa Anda kendalikan adalah kualitas naskah dan cara Anda menjalani prosesnya. Empat hal berikut paling menentukan.

Pilih Jurnal yang Cakupannya Sesuai

Naskah bisa ditolak di meja editor bukan karena kualitasnya buruk, melainkan karena topiknya berada di luar fokus dan cakupan jurnal. Baca bagian Focus and Scope, lihat artikel yang pernah terbit, dan pastikan status indeksasi jurnal memenuhi kebutuhan Anda. Kriteria lengkapnya dibahas dalam panduan cara memilih jurnal yang tepat.

Penuhi Pedoman Penulis Sejak Pengiriman Pertama

Gunakan template jurnal, ikuti gaya sitasinya, dan lengkapi metadata saat submit. Naskah yang rapi sejak awal mengurangi koreksi administratif sebelum review dimulai. Bila jurnal memakai OJS dan Anda belum terbiasa, ikuti langkah submit artikel ke OJS agar tidak ada berkas atau isian yang terlewat.

Tuntaskan Revisi dengan Serius

Tanggapi setiap komentar reviewer secara terpisah, jelaskan perubahan yang Anda lakukan beserta lokasinya di naskah, dan kirim revisi sebelum tenggat dari editor. Revisi yang setengah hati sering membuat naskah tertahan di putaran berikutnya atau akhirnya ditolak.

Berkomunikasi dengan Editor lewat Kanal Resmi

Bila Anda perlu menanyakan perkembangan naskah, sampaikan dengan sopan melalui fitur diskusi di OJS atau alamat email yang tercantum di situs jurnal. Hindari pihak yang mengaku orang dalam redaksi dan menawarkan percepatan. Komunikasi lewat kanal resmi juga meninggalkan jejak yang berguna saat Anda perlu memverifikasi LOA.

Ingin naskah Anda siap menghadapi review?

Diskusikan naskah dan jurnal tujuan Anda bersama tim kami. Kami bantu menilai kesesuaian jurnal dan kesiapan naskah sebelum dikirim.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Isi LOA Asli dan Cara Mengecek Setiap Elemennya

LOA dari jurnal yang dikelola dengan baik memuat identitas yang bisa ditelusuri. Gunakan tabel berikut sebagai daftar periksa saat LOA Anda terima.

Elemen Yang seharusnya tertera Cara mengecek
Judul artikel Judul naskah Anda sesuai versi yang diterima Bandingkan dengan judul yang tercatat di dasbor OJS Anda
Nama penulis Seluruh penulis dengan ejaan dan urutan yang benar Cocokkan dengan data kontributor yang Anda isi saat submit
Nama jurnal dan ISSN Nama lengkap jurnal beserta p-ISSN atau e-ISSN Cek ISSN di issn.brin.go.id atau portal.issn.org, lalu pastikan terdaftar atas nama jurnal yang sama
Rencana volume dan nomor Terbitan yang direncanakan untuk artikel Anda Pastikan sesuai dengan pola terbitan jurnal di situs resminya
Tanggal Tanggal surat diterbitkan Tanggal harus jatuh setelah naskah selesai direview dan direvisi
Identitas dan tanda tangan editor Nama, jabatan, dan tanda tangan editor Cocokkan nama dengan susunan dewan editor di situs resmi jurnal

Sebagian jurnal juga mencantumkan nomor surat atau ID naskah. Bila ada, cocokkan ID tersebut dengan ID naskah di dasbor OJS Anda.

Cara Verifikasi Keaslian LOA

Pemeriksaan elemen di atas memastikan LOA lengkap. Langkah berikut memastikan LOA benar-benar berasal dari jurnal yang bersangkutan.

  1. Cek status naskah di dasbor OJS. Masuk ke akun penulis Anda di situs jurnal. Naskah yang sudah diterima tampil dengan status Accepted atau Scheduled. Bila naskah Anda bahkan tidak tercatat di sistem, LOA tersebut patut dipertanyakan.
  2. Cocokkan identitas editor. Pastikan nama yang menandatangani LOA tercantum dalam susunan dewan editor di situs resmi jurnal.
  3. Cocokkan ISSN dan nama jurnal. ISSN pada LOA harus sama dengan ISSN di situs jurnal dan terdaftar atas nama jurnal yang sama. Waspadai nama jurnal yang mirip tetapi berbeda satu atau dua kata.
  4. Hubungi redaksi lewat kontak resmi. Gunakan alamat email atau kontak yang tercantum di situs resmi jurnal, bukan kontak yang tertera di LOA atau yang diberikan perantara. Tanyakan apakah LOA dengan judul dan nama penulis tersebut memang diterbitkan redaksi.
  5. Pastikan Anda berada di situs jurnal yang asli. Ada situs tiruan yang meniru tampilan jurnal resmi (hijacked journal). Buka situs jurnal dari sumber tepercaya, misalnya tautan pada profil jurnal di portal SINTA (sinta.kemdiktisaintek.go.id) untuk jurnal nasional.

Bila hasil pemeriksaan meragukan, jangan dulu memakai LOA tersebut untuk keperluan formal. Simpan bukti korespondensi, lalu konsultasikan dengan pembimbing atau dosen yang memahami pengelolaan jurnal di kampus Anda sebelum mengambil langkah berikutnya.

Tanda LOA Bermasalah yang Perlu Diwaspadai

LOA yang bisa dibeli tidak memiliki nilai akademik. Penerimaan naskah adalah keputusan editor berdasarkan review. Bila ada yang menawarkan LOA dengan imbalan tanpa naskah melewati review, tolak tawaran itu, sekalipun datang dengan nama jurnal yang terdengar meyakinkan.

  • Dijual sebagai produk. LOA ditawarkan terpisah dari proses review, bahkan sebelum Anda mengirim naskah.
  • Terbit sebelum review. LOA keluar tanpa pernah ada komentar reviewer, permintaan revisi, atau catatan keputusan editor di sistem jurnal.
  • Identitas jurnal tidak jelas. Tidak ada alamat situs, nama editor tidak bisa ditelusuri, atau kop surat berbeda dengan tampilan resmi jurnal.
  • ISSN tidak cocok. ISSN pada LOA tidak terdaftar, terdaftar atas nama terbitan lain, atau berbeda dengan ISSN di situs jurnal.
  • Pembayaran diminta sebelum review. Permintaan bayar sebelum naskah direview termasuk ciri umum jurnal predator.
  • Janji proses yang sangat singkat. Tawaran yang menonjolkan kecepatan, apalagi disertai janji bahwa naskah apa pun akan diterima, bertolak belakang dengan cara kerja review yang sesungguhnya.

Bila menemukan satu saja tanda di atas, hentikan proses dan lakukan verifikasi sebelum menyerahkan dokumen atau membayar apa pun.

LOA Bukan Bukti Artikel Sudah Terbit

LOA menyatakan naskah diterima, bukan sudah terbit. Artikel baru terbit setelah tayang dalam terbitan jurnal, lengkap dengan volume, nomor, halaman, dan umumnya DOI.

Perbedaan ini penting untuk keperluan formal. Dalam penilaian angka kredit dosen, misalnya, kriteria jurnal internasional bereputasi dikaitkan dengan nilai SJR atau IF saat artikel terbit, dan status jurnal saat dinilai tidak boleh dibatalkan atau dihentikan cakupannya. Karena itu, yang menjadi pegangan adalah artikel yang sudah terbit di jurnal yang memenuhi syarat, bukan surat penerimaannya.

Simpan LOA sebagai arsip, lalu pantau status naskah sampai artikel benar-benar terbit. Setelah terbit, simpan tautan artikel, berkas PDF, dan bukti status jurnal pada saat itu.

Cek Aturan Prodi dan Kampus soal LOA

Kebijakan tentang LOA untuk syarat kelulusan bisa berbeda antarkampus, bahkan antarprodi di kampus yang sama. Ada yang menerima LOA, ada yang mewajibkan artikel sudah terbit, ada pula yang menetapkan tingkat jurnal tertentu. Jangan mengandalkan informasi dari kakak tingkat atau grup percakapan. Mintalah ketentuan tertulis dari prodi, misalnya pedoman tugas akhir atau surat edaran terbaru, lalu pastikan hal berikut.

  • Apakah LOA sudah cukup, atau artikel harus sudah terbit.
  • Tingkat jurnal minimal yang diakui, misalnya peringkat SINTA tertentu atau jurnal internasional bereputasi.
  • Ketentuan urutan penulis, termasuk apakah mahasiswa harus menjadi penulis pertama dan bagaimana pembimbing dicantumkan.
  • Dokumen pendukung yang diminta selain LOA, misalnya tangkapan layar status naskah di dasbor jurnal.

Bila prodi mensyaratkan jurnal terakreditasi SINTA, periksa status akreditasi dan masa berlakunya pada riwayat akreditasi di profil jurnal di sinta.kemdiktisaintek.go.id. Perlu diingat, menurut Permendiktisaintek No. 9 Tahun 2026, akreditasi baru hanya diberikan untuk peringkat SINTA 1 sampai 4, sedangkan jurnal yang sudah berstatus SINTA 5 atau 6 tetap diakui sampai masa akreditasinya habis.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah LOA jurnal bisa dibeli?

Tidak. LOA yang sah diterbitkan redaksi setelah naskah dinyatakan diterima melalui review. Dokumen yang diperoleh dengan membayar tanpa proses review tidak memiliki nilai akademik dan bisa menimbulkan masalah serius bagi penulisnya.

Apakah LOA sama dengan bukti artikel sudah terbit?

Tidak. LOA hanya menyatakan naskah diterima. Artikel baru terbit setelah tayang dalam volume dan nomor tertentu, lengkap dengan halaman dan identitas terbitannya.

Bagaimana cara memastikan LOA yang saya terima asli?

Cek status naskah di dasbor OJS jurnal, cocokkan nama editor dengan susunan dewan editor di situs resmi, cocokkan ISSN, lalu tanyakan kepada redaksi melalui kontak yang tercantum di situs resmi jurnal.

Apakah wajar jurnal meminta biaya publikasi?

Sebagian jurnal memang mengenakan biaya publikasi dan biasanya mencantumkan ketentuannya secara terbuka di situs jurnal. Yang perlu diwaspadai adalah permintaan pembayaran sebelum naskah direview, karena itu termasuk ciri umum jurnal predator.

Apa yang perlu dilakukan jika LOA sudah keluar tetapi artikel belum terbit?

Pantau status naskah di dasbor jurnal dan selesaikan tugas tahap produksi bila diminta, misalnya memeriksa hasil penyuntingan atau tata letak. Bila memerlukan informasi jadwal terbit, tanyakan kepada editor melalui kanal resmi jurnal.

Bolehkah mengirim naskah ke jurnal lain sambil menunggu LOA?

Tidak. Mengirim naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan melanggar etika publikasi. Bila ingin pindah jurnal, tarik naskah secara resmi dari jurnal pertama terlebih dahulu dan pastikan redaksi sudah mengonfirmasinya.

Siapkan naskah yang layak lolos review

Konsultasikan naskah dan rencana jurnal tujuan Anda. Tim Pelopor Publikasi mendampingi proses publikasi secara sah, dari pemilihan jurnal sampai revisi.

Mulai Konsultasi

Konsultasi awal tanpa biaya. Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.

Share this article

About Author

Tim Pelopor Publikasi

Tim Editorial Pelopor Publikasi terdiri dari pendamping publikasi ilmiah yang membantu mahasiswa, dosen, dan peneliti mempersiapkan naskah untuk jurnal nasional terakreditasi SINTA maupun jurnal internasional bereputasi. Setiap artikel di blog ini disusun dari pengalaman pendampingan naskah lintas bidang dan penelusuran langsung ke sumber resmi seperti portal SINTA, Scopus, dan laman penerbit, lalu ditinjau sebelum terbit agar informasinya akurat. Untuk berdiskusi tentang kebutuhan publikasi Anda, gunakan tombol konsultasi yang tersedia di setiap artikel.

Most Relevent