Publikasi jurnal SINTA adalah proses menerbitkan artikel ilmiah di jurnal nasional yang telah terakreditasi kementerian melalui sistem ARJUNA, dengan peringkat SINTA 1 sampai SINTA 6. Bagi mahasiswa, jalur ini adalah rute paling masuk akal untuk memenuhi syarat kelulusan karena naskah boleh berbahasa Indonesia dan waktu prosesnya lebih terkendali. Bagi dosen, peringkat jurnal yang dipilih berdampak langsung pada angka kredit yang diterima. Panduan ini membahas syarat, alur, estimasi waktu, dan nilai angka kredit terbaru untuk setiap peringkat.
Publikasi jurnal SINTA menempuh alur yang sama dengan publikasi ilmiah pada umumnya: menyiapkan naskah, memilih jurnal sesuai bidang, menyesuaikan template, submit lewat OJS, menunggu desk review dan peer review, merevisi, lalu terbit. Perbedaan antar-peringkat terletak pada ketatnya seleksi dan lamanya antrean, bukan pada tahapannya. Nilai angka kredit maksimal untuk jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 adalah 25, dan peringkat 3 adalah 20.
Menargetkan peringkat terlalu tinggi membuat naskah tertahan berbulan-bulan; terlalu rendah membuat angka kredit tidak optimal. Ceritakan bidang dan tenggat Anda, tim Pelopor Publikasi bantu petakan pilihannya.
Mengenal Peringkat SINTA 1 sampai 6
SINTA adalah portal pengindeks jurnal nasional yang dikelola kementerian. Peringkat di dalamnya bukan penilaian terhadap artikel Anda, melainkan hasil akreditasi terhadap pengelolaan jurnalnya: konsistensi terbit, mutu penyuntingan, kualitas mitra bestari, hingga dampak sitasi. Akreditasi ini dijalankan lewat sistem ARJUNA dan ditinjau berkala, sehingga peringkat sebuah jurnal bisa naik maupun turun.
Konsekuensi praktis yang sering terlewat: peringkat jurnal dapat berubah setelah naskah Anda submit. Jurnal yang saat Anda kirim berperingkat SINTA 2 bisa saja turun ketika artikel Anda terbit. Karena itu, verifikasi peringkat langsung di portal SINTA sebelum submit, dan simpan tangkapan layarnya sebagai arsip.
| Kelompok | Karakter umum | Paling cocok untuk |
|---|---|---|
| SINTA 1 – 2 | Seleksi paling ketat, antrean panjang, banyak menuntut naskah berbahasa Inggris | Dosen yang mengejar syarat khusus jenjang atas |
| SINTA 3 – 4 | Standar menengah, proses relatif seimbang antara mutu dan waktu | Mahasiswa pascasarjana dan dosen jenjang awal |
| SINTA 5 – 6 | Seleksi paling longgar, waktu proses paling pendek | Mahasiswa dengan tenggat sidang yang dekat |
Karakter di atas adalah pola umum, bukan aturan baku. Selalu periksa kebijakan masing-masing jurnal di situs OJS-nya.
Syarat Naskah agar Lolos Seleksi
Sebelum bicara peringkat, naskah Anda harus lolos dulu pemeriksaan awal editor. Berikut yang paling sering menjadi penyebab naskah dikembalikan sebelum sampai ke reviewer:
- Kesesuaian ruang lingkup. Naskah harus masuk dalam focus and scope jurnal. Ini penyebab penolakan paling cepat dan paling sering.
- Struktur ilmiah lengkap. Abstrak, pendahuluan dengan kesenjangan penelitian yang jelas, metode yang dapat direplikasi, hasil, pembahasan, dan simpulan.
- Kebaruan yang bisa ditunjuk. Reviewer mencari apa yang membedakan penelitian Anda dari yang sudah ada. Jika Anda sendiri kesulitan menyebutkannya dalam satu kalimat, reviewer pasti juga.
- Tingkat kemiripan yang wajar. Setiap jurnal punya ambang berbeda. Angka tinggi umumnya berasal dari cara mengutip yang belum tepat, sehingga solusinya adalah memperbaiki penulisan.
- Kepatuhan template. Gaya sitasi, susunan bagian, batas jumlah kata, dan format tabel mengikuti ketentuan jurnal tujuan.
- Kelengkapan data penulis. Nama, afiliasi, dan urutan penulis disepakati sebelum submit, termasuk siapa penulis korespondensi.
Alur Publikasi Jurnal SINTA dari Submit sampai Terbit
Pertama, verifikasi jurnal di portal SINTA. Cari nama jurnal, periksa peringkat aktifnya, lalu buka situs OJS resminya dari tautan yang tercantum. Jangan mengandalkan klaim peringkat yang tertulis di situs jurnal itu sendiri.
Kedua, baca focus and scope serta dua terbitan terakhir. Ini menghemat waktu Anda berminggu-minggu. Jika tidak ada artikel bertema berdekatan, cari jurnal lain.
Ketiga, unduh dan terapkan template. Sesuaikan naskah sepenuhnya sebelum submit, bukan setelah diminta editor.
Keempat, submit melalui OJS. Daftar sebagai penulis, unggah berkas, isi metadata dengan teliti. Kesalahan pada tahap ini terbawa sampai artikel terbit.
Kelima, lewati desk review. Editor memeriksa kesesuaian dan kelengkapan. Banyak naskah berhenti di sini karena hal administratif yang sebenarnya bisa dicegah.
Keenam, hadapi peer review. Mitra bestari memberi catatan. Jawab setiap butir secara terstruktur, termasuk butir yang Anda tidak setujui, disertai alasan yang berdasar.
Ketujuh, terima LOA lalu tunggu terbit. Surat penerimaan bukan bukti artikel sudah tayang. Sebagian kampus menerima LOA sebagai bukti sementara, sebagian menuntut artikel benar-benar terbit. Pastikan mana yang berlaku di kampus Anda sejak awal.
Kendala di desk review butuh perbaikan administratif, sementara revisi besar butuh strategi menjawab reviewer. Dua hal itu ditangani dengan cara berbeda. Ceritakan posisi naskah Anda sekarang.
Nilai Angka Kredit Publikasi Jurnal SINTA
Bagian ini relevan bagi dosen. Acuan yang berlaku adalah Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026, petunjuk teknis dari Permendiktisaintek No. 52 Tahun 2025. Banyak artikel yang beredar masih mengutip angka pedoman lama, sehingga perlu Anda periksa ulang.
| Jenis publikasi | Angka kredit maksimal |
|---|---|
| Jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 | 25 |
| Jurnal nasional terakreditasi peringkat 3 | 20 |
| Prosiding internasional terindeks | 20 |
Angka mengacu pada contoh perhitungan resmi materi sosialisasi Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026 dari Direktorat Sumber Daya, Ditjen Pendidikan Tinggi. Rincian lengkap ada pada Tabel 2 juknis. Konfirmasi versi terbaru ke LLDIKTI wilayah atau kepegawaian kampus Anda.
Yang Anda terima bukan angka penuh
Angka pada tabel adalah nilai maksimal per artikel. Yang masuk ke rekening angka kredit Anda bergantung pada posisi kepenulisan. Bila penulis berjumlah dua orang dan penulis pertama sekaligus penulis korespondensi, ia memperoleh 60 persen sementara penulis kedua 40 persen. Bila penulis pertama bukan korespondensi, keduanya memperoleh 50 persen. Untuk tiga penulis atau lebih, penulis pertama sekaligus korespondensi memperoleh 60 persen dan sisanya dibagi rata di antara penulis anggota.
Implikasinya cukup besar. Satu artikel di jurnal peringkat 1 sebagai penulis pertama sekaligus korespondensi dapat bernilai lebih tinggi daripada dua artikel di jurnal peringkat 3 sebagai penulis anggota. Menyepakati posisi kepenulisan sejak awal riset adalah keputusan yang sering lebih menentukan daripada mengejar peringkat setinggi mungkin.
Catatan bagi lulusan S2 dan S3. Artikel yang merupakan sintesis atau pengembangan tesis maupun disertasi selama masa studi tetap dinilai angka kreditnya, tetapi tidak dapat dipakai memenuhi syarat khusus kenaikan jabatan akademik. Perbedaan antara bernilai angka kredit dan memenuhi syarat khusus inilah yang kerap menunda usulan.
Berapa Lama dan Berapa Biayanya?
Tidak ada durasi tunggal yang berlaku untuk semua jurnal. Lamanya ditentukan oleh peringkat jurnal, panjang antrean redaksi, ketersediaan mitra bestari di bidang Anda, dan kecepatan Anda sendiri merespons revisi. Sebagai gambaran, jurnal peringkat bawah umumnya bergerak dalam hitungan minggu hingga beberapa bulan, sementara peringkat atas dapat menempuh beberapa bulan.
Soal biaya, tidak semua jurnal SINTA memungut bayaran. Sebagian jurnal kampus negeri menerbitkan tanpa biaya karena mendapat subsidi institusi, sebagian lain menerapkan biaya penerbitan yang besarannya bervariasi antar-pengelola. Tarif berubah sewaktu-waktu, dan biaya jurnal terpisah dari biaya pendampingan. Rincian per komponen dibahas di panduan biaya publikasi jurnal ilmiah.
Kesalahan yang Membuat Proses Berlarut
- Mengandalkan klaim peringkat dari pihak ketiga. Selalu verifikasi di portal SINTA, bukan dari daftar yang beredar di media sosial atau grup pesan.
- Mengirim satu naskah ke beberapa jurnal sekaligus. Melanggar etika publikasi dan berisiko mencoreng nama Anda di kalangan editor.
- Menunda menjawab revisi. Naskah yang lama tidak direspons bisa dianggap ditarik oleh redaksi.
- Tergiur tawaran terbit sangat cepat tanpa proses review yang jelas. Ini ciri khas jurnal predator, dan artikelnya berisiko tidak diakui untuk keperluan akademik.
Cara membedakan jurnal terakreditasi dari yang sekadar mengaku dijelaskan di panduan indeksasi dan reputasi jurnal. Jika Anda sedang mencari nama jurnal sesuai bidang, mulailah dari daftar jurnal terakreditasi dan terindeks. Peta besar seluruh proses ada di panduan publikasi jurnal ilmiah, sedangkan jalur internasional dibahas di panduan publikasi jurnal Scopus.
Memilih Peringkat yang Tepat untuk Situasi Anda
Keputusan ini menentukan seluruh sisa proses, dan sayangnya paling sering diambil berdasarkan gengsi ketimbang kebutuhan. Kerangka berpikir yang lebih sehat adalah menjawab tiga pertanyaan berikut secara berurutan.
Pertanyaan pertama: untuk keperluan apa artikel ini?
Jika untuk syarat kelulusan, yang menentukan adalah artikel benar-benar memenuhi ketentuan kampus sebelum batas administrasi ditutup. Jika untuk angka kredit, yang menentukan adalah nilai yang dihasilkan sesuai posisi kepenulisan Anda. Jika untuk syarat khusus kenaikan jabatan, ketentuannya lebih spesifik lagi dan tidak semua publikasi jurnal SINTA dapat dipakai. Ketiga keperluan ini menghasilkan pilihan peringkat yang berbeda meski naskahnya sama.
Pertanyaan kedua: berapa waktu yang benar-benar Anda punya?
Hitung mundur dari tanggal tenggat, bukan maju dari tanggal naskah selesai. Sisihkan waktu untuk kemungkinan revisi lebih dari satu putaran, dan untuk kemungkinan naskah ditolak sehingga harus dikirim ke jurnal lain. Jika sisa waktu Anda kurang dari beberapa bulan, membidik peringkat atas adalah taruhan yang jarang terbayar.
Pertanyaan ketiga: sematang apa naskah Anda sekarang?
Naskah dengan metode yang kuat dan kebaruan yang jelas punya peluang lebih baik di peringkat atas. Naskah yang datanya terbatas atau kebaruannya tipis akan lebih cepat menemui hasil di peringkat menengah. Menilai ini secara jujur di awal jauh lebih hemat daripada mengetahuinya lewat penolakan berturut-turut.
Menjawab Catatan Reviewer dengan Benar
Banyak penulis menganggap tahap revisi sebagai formalitas, padahal di sinilah naskah paling sering gagal. Reviewer menilai bukan hanya perbaikan yang Anda lakukan, tetapi juga cara Anda merespons.
- Jawab setiap butir, satu per satu. Susun dalam bentuk daftar: kutip catatan reviewer, tuliskan tanggapan Anda, lalu tunjukkan di bagian mana naskah diubah beserta nomor halamannya.
- Boleh tidak setuju, asalkan berdasar. Jika Anda punya alasan metodologis yang kuat, jelaskan dengan sopan dan sertakan rujukan. Reviewer umumnya menerima ketidaksetujuan yang beralasan.
- Jangan mengabaikan butir yang terasa sepele. Catatan yang tidak direspons sama sekali sering menjadi alasan naskah dikembalikan lagi untuk putaran berikutnya.
- Perhatikan tenggat revisi. Naskah yang lama tidak direspons dapat dianggap ditarik oleh redaksi, dan Anda harus memulai proses dari awal.
- Sertakan naskah bertanda perubahan bila diminta. Sebagian jurnal meminta dua versi, yaitu versi bersih dan versi yang menandai perubahan.
Satu putaran revisi yang dijawab dengan rapi sering kali lebih menentukan hasil akhir daripada memilih jurnal dengan peringkat lebih tinggi sejak awal.
Menyiapkan Publikasi Jurnal SINTA Sejak Sebelum Menulis
Sebagian besar kesulitan dalam publikasi jurnal SINTA sebenarnya berakar pada keputusan yang diambil sebelum naskah selesai. Beberapa langkah persiapan berikut menghemat waktu Anda secara nyata:
- Tentukan dua sampai tiga jurnal kandidat sejak awal penulisan, lalu tulis naskah mengikuti gaya jurnal peringkat teratas di antaranya.
- Konfirmasikan ke kampus apakah bukti yang diminta berupa artikel terbit atau cukup surat penerimaan, karena ini mengubah perhitungan waktu Anda.
- Sepakati urutan penulis dan penulis korespondensi bersama pembimbing atau rekan sejak awal, bukan menjelang submit.
- Siapkan berkas pendukung yang sering diminta, seperti pernyataan orisinalitas dan pengalihan hak terbit.
- Periksa tingkat kemiripan naskah sebelum submit, bukan menunggu diperiksa editor.
- Simpan arsip verifikasi peringkat jurnal berupa tangkapan layar profil SINTA beserta tanggalnya.
Perbedaan Publikasi Jurnal SINTA untuk Mahasiswa dan Dosen
Meski menempuh jalur yang sama, mahasiswa dan dosen sebenarnya sedang menyelesaikan dua persoalan yang berbeda. Menyadari perbedaan ini sejak awal mencegah Anda meniru strategi yang sebenarnya tidak cocok dengan situasi Anda.
Mahasiswa: menyelesaikan kewajiban dalam batas waktu
Bagi mahasiswa, publikasi jurnal SINTA umumnya merupakan prasyarat yang harus tuntas sebelum tanggal tertentu. Ukuran keberhasilannya sederhana: bukti yang diminta kampus tersedia sebelum tenggat. Karena itu strategi yang tepat adalah memilih jurnal yang ruang lingkupnya benar-benar cocok dan waktu prosesnya terukur, lalu menyiapkan naskah sebaik mungkin agar tidak terjebak putaran revisi yang panjang.
Kesalahan yang paling merugikan pada kelompok ini adalah membidik peringkat tinggi demi gengsi, tertahan berbulan-bulan, lalu terpaksa mengulang dari nol di jurnal lain ketika waktu hampir habis. Perlu diingat bahwa artikel yang terbit di peringkat manapun tetap sah memenuhi kewajiban, sepanjang sesuai ketentuan kampus.
Dosen: mengoptimalkan nilai dari setiap artikel
Bagi dosen, satu artikel bukan sekadar kewajiban melainkan aset yang nilainya bergantung pada peringkat jurnal dan posisi kepenulisan. Strategi yang tepat dimulai dari jenjang yang dituju, lalu dihitung mundur: berapa selisih angka kredit yang harus ditutup, dan kombinasi publikasi seperti apa yang paling efisien menutupnya.
Selain itu, dosen perlu memisahkan dua hal yang kerap tertukar: publikasi yang bernilai angka kredit dan publikasi yang sah sebagai syarat khusus kenaikan jabatan. Tidak semua yang menambah angka kredit dapat dipakai memenuhi syarat khusus, dan kekeliruan memahami hal ini kerap menunda usulan selama satu periode penuh.
Menjaga Arsip dan Bukti Publikasi
Bagian ini jarang dibahas, padahal sering menjadi persoalan justru setelah artikel terbit. Simpan berkas berikut sejak proses berjalan, bukan mencarinya belakangan ketika sudah dibutuhkan:
- Tangkapan layar profil jurnal di portal SINTA beserta tanggal Anda memeriksanya, sebagai bukti peringkat pada saat itu.
- Surat penerimaan naskah dari redaksi, lengkap dengan kop dan tanda tangan pengelola jurnal.
- Tautan permanen artikel dan nomor DOI setelah terbit.
- Berkas naskah versi final yang benar-benar diterbitkan, bukan versi terakhir sebelum revisi.
- Bukti pembayaran bila jurnal menerapkan biaya penerbitan.
- Riwayat korespondensi dengan redaksi, terutama yang menyangkut keputusan editorial.
Arsip semacam ini melindungi Anda bila di kemudian hari peringkat jurnal berubah, atau bila ada pertanyaan mengenai keabsahan publikasi saat pengajuan administrasi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah mahasiswa S1 bisa publikasi di jurnal SINTA?
Bisa. Tidak ada pembatasan jenjang pendidikan untuk menjadi penulis. Mahasiswa sarjana umumnya memulai dari peringkat menengah ke bawah, sering kali bersama dosen pembimbing sebagai salah satu penulis.
Berapa nilai angka kredit jurnal SINTA untuk dosen?
Mengacu contoh perhitungan resmi Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026, jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 bernilai maksimal 25 angka kredit dan peringkat 3 bernilai maksimal 20. Yang Anda terima bergantung pada posisi kepenulisan.
Apakah semua jurnal SINTA berbayar?
Tidak. Sebagian jurnal yang dikelola perguruan tinggi negeri menerbitkan tanpa biaya, sebagian lain menerapkan biaya penerbitan. Yang perlu diwaspadai bukan ada tidaknya biaya, melainkan kejelasan proses reviunya.
Bagaimana cara memastikan peringkat SINTA sebuah jurnal?
Buka portal SINTA, cari nama jurnalnya, dan periksa peringkat yang tertera pada profil resmi. Jangan mengandalkan klaim di situs jurnal atau daftar yang beredar, karena peringkat dapat berubah setelah peninjauan akreditasi.
Apa yang terjadi jika peringkat jurnal turun setelah artikel saya terbit?
Penilaian umumnya mengacu pada status jurnal saat artikel diterbitkan. Karena itu simpan bukti peringkat berupa tangkapan layar profil SINTA pada tanggal artikel Anda terbit, dan konfirmasikan ketentuan yang berlaku ke bagian kepegawaian kampus Anda.
Kesalahan yang paling mahal dalam publikasi jurnal SINTA biasanya terjadi sebelum satu kata pun ditulis: salah memilih peringkat, salah membaca ruang lingkup, atau menghitung waktu dari tanggal naskah selesai alih-alih dari tanggal tenggat. Pelopor Publikasi mendampingi Anda memilih jurnal yang sesuai bidang dan waktu, menyesuaikan naskah dengan gaya selingkung, sampai memantau proses hingga artikel terbit.
Konsultasikan Rencana Publikasi Anda
Konsultasi awal tanpa biaya. Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.





