Daftar jurnal SINTA 1 yang benar-benar aktif jumlahnya jauh lebih sedikit dari yang terlihat di hasil pencarian Google — banyak listing pihak ketiga yang sudah tidak diperbarui sejak periode akreditasi lama, padahal peringkat SINTA berubah setiap periode. Di halaman ini, setiap jurnal yang tercantum sudah kami cek satu per satu langsung ke profil resminya di sinta.kemdiktisaintek.go.id per 29 Agustus 2026, lengkap dengan P-ISSN, E-ISSN, dan institusi penerbit.
Jawaban Singkat
Jurnal SINTA 1 adalah jurnal nasional dengan skor akreditasi ARJUNA 85–100, peringkat tertinggi di sistem SINTA. Sebagian besar sudah terindeks Scopus, sehingga daya saingnya setara jurnal internasional dan naskah wajib melalui proses peer review yang ketat. Jumlahnya tidak merata di semua bidang — Pendidikan, Ekonomi, Hukum, dan Kesehatan punya banyak pilihan, sementara Akuntansi dan Seni sangat terbatas.
Butuh bantuan menentukan jurnal SINTA 1 yang cocok dengan naskah Anda?
Apa Itu Jurnal SINTA 1 dan Kenapa Bertingkat?
SINTA (Science and Technology Index) adalah sistem pengindeksan jurnal ilmiah nasional yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Setiap jurnal yang lolos akreditasi ARJUNA mendapat peringkat S1 sampai S6 berdasarkan skor penilaian editorial, konsistensi terbit, dan kualitas artikel — beda dari sistem indeksasi lain seperti Scopus atau DOAJ yang kami bahas lengkap di peta reputasi indeksasi jurnal. Semakin tinggi skornya, semakin tinggi peringkat SINTA-nya — dan S1 adalah puncaknya.
Bedanya dengan SINTA 2 ke bawah bukan cuma soal gengsi. Jurnal SINTA 1 rata-rata sudah terindeks Scopus, proses reviewnya lebih ketat, dan tingkat penolakannya jauh lebih tinggi. Untuk dosen yang mengejar kenaikan jabatan fungsional, publikasi di jurnal SINTA 1 memang jadi bukti kualitas riset yang kuat — meski soal nilai KUM-nya, ada fakta yang jarang dibahas dan kami jelaskan di bagian berikutnya.
Nilai KUM Jurnal SINTA 1: Ternyata Sama dengan SINTA 2
Banyak dosen mengira mengejar SINTA 1 secara membabi buta pasti memberi nilai KUM lebih tinggi dibanding SINTA 2. Faktanya tidak selalu begitu. Berdasarkan Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026, nilai KUM jurnal nasional terakreditasi SINTA 1 dan SINTA 2 sama-sama 25 poin untuk penulis pertama sekaligus korespondensi. Bandingkan dengan SINTA 3-4 yang bernilai 20, dan SINTA 5-6 yang bernilai 15.
Implikasinya penting: kalau naskah Anda sudah punya kandidat kuat di jurnal SINTA 2 yang scope-nya lebih pas dan proses review-nya lebih ramah waktu, secara nilai KUM Anda tidak kehilangan apa pun dibanding memaksakan submit ke SINTA 1 yang antriannya panjang. SINTA 1 tetap unggul untuk hal lain — gengsi akademik, visibilitas sitasi, dan biasanya jadi syarat khusus di jenjang Lektor Kepala/Profesor yang secara eksplisit meminta “jurnal nasional terakreditasi peringkat 1” — tapi kalau tujuan Anda murni kejar nilai KUM secepat mungkin tanpa terikat gengsi peringkat, jangan buru-buru mengabaikan opsi SINTA 2. Alur lengkap dari submit sampai terbit untuk kedua peringkat ini bisa Anda baca di panduan publikasi jurnal SINTA untuk dosen & mahasiswa.
Perlu dicatat, pembagian AK untuk naskah dengan banyak penulis juga diatur: untuk 2 penulis, penulis pertama sekaligus korespondensi mendapat 60% dan penulis kedua 40%; kalau penulis pertama bukan korespondensi, pembagiannya rata 50:50. Detail lengkap pembagian untuk 3 penulis atau lebih ada di dokumen resmi Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026.
Cara Kami Memverifikasi Daftar Ini
Alih-alih menyalin daftar dari sumber lain, setiap jurnal di bawah kami cek langsung ke halaman profilnya di portal SINTA resmi — bukan dari cache atau artikel pihak ketiga yang sering telat update. Yang kami catat: nama jurnal persis seperti tertulis di portal, P-ISSN dan E-ISSN, institusi penerbit, bidang subjek (subject area), dan status akreditasi terkini pada tanggal pengecekan. Kami sengaja tidak menyalin dari daftar rekap pihak ketiga karena peringkat SINTA berubah setiap periode akreditasi, dan daftar lama yang tidak diperbarui bisa menyesatkan pembaca yang sedang buru-buru submit naskah.
Satu temuan penting selama proses ini: jumlah jurnal SINTA 1 tidak merata di semua bidang. Pendidikan, Hukum, Kesehatan, dan Sosial-Humaniora punya cukup banyak pilihan. Sebaliknya, Akuntansi hanya punya sedikit jurnal yang benar-benar tembus S1, dan bidang Seni saat pengecekan ini belum punya satu pun jurnal aktif berperingkat S1 — tertinggi baru sampai S2. Kami tulis apa adanya, bukan dipaksakan supaya tabelnya terlihat penuh. Kalau bidang Anda termasuk yang jarang, itu bukan berarti Anda tidak bisa terbit di SINTA — hanya perlu memperluas pencarian ke scope yang berdekatan, seperti yang kami jelaskan di catatan tabel Akuntansi di bawah.
Daftar Jurnal SINTA 1 per Bidang
Tabel di bawah menampilkan maksimal 5 jurnal per bidang sebagai titik awal — bukan daftar lengkap seluruh jurnal SINTA 1 di bidang tersebut, karena portal resmi mencatat lebih dari 16.000 jurnal terindeks di seluruh peringkat dan bidang. Daftar lengkap tiap bidang ada di halaman turunan kami: jurnal SINTA 1 Akuntansi, jurnal SINTA 1 Ekonomi, jurnal SINTA 1 Sosial Humaniora, dan jurnal SINTA 1 dan 2 Seni.
Bidang Pendidikan
| Nama Jurnal | Penerbit | P-ISSN / E-ISSN |
|---|---|---|
| Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII) | Universitas Negeri Semarang | 23391286 / 20894392 |
| Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam | Universitas KH. Abdul Chalim | 26148013 / 26148013 |
| Jurnal Pendidikan Islam | UIN Sunan Gunung Djati Bandung & PSPII | 23554339 / 24608149 |
| Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) | Universitas Pendidikan Indonesia | 23019468 / 25026747 |
Ingin cek jurnal Pendidikan SINTA lain di luar 4 nama di atas? Baca daftar jurnal terakreditasi lengkap SINTA 1-6 yang sudah kami susun per hub bidang.
Bidang Ekonomi
| Nama Jurnal | Penerbit | P-ISSN / E-ISSN |
|---|---|---|
| Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) | Fakultas Ekonomika & Bisnis UGM | 20858272 / 23385847 |
Bidang Ekonomi punya banyak jurnal SINTA 2-3 berkualitas tinggi, tapi yang benar-benar S1 sangat selektif. Detail lengkap plus opsi SINTA 2-3 terbaik ada di estimasi biaya publikasi per tingkatan.
Bidang Hukum & Sosial-Humaniora
| Nama Jurnal | Penerbit | P-ISSN / E-ISSN |
|---|---|---|
| Indonesia Law Review | Djokosoetono Research Center, FH UI | 23562129 / 20888430 |
| LAW REFORM | Universitas Diponegoro | 18584810 / 25808508 |
| Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia | Universitas Indonesia | 14112272 / 24076899 |
| SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam | UIN Ar-Raniry Banda Aceh | 25473132 / 25493167 |
| Ulumuna | Universitas Islam Negeri Mataram | 14113457 / 27752453 |
Bidang Kesehatan
| Nama Jurnal | Penerbit | P-ISSN / E-ISSN |
|---|---|---|
| Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional | Universitas Indonesia | 19077505 / 24600601 |
| Medical Journal of Indonesia | Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia | 08531773 / 22528083 |
| Journal of Dentistry Indonesia | Universitas Indonesia | 16939697 / 23554800 |
Bidang Akuntansi (Langka di S1)
| Nama Jurnal | Penerbit | P-ISSN / E-ISSN |
|---|---|---|
| Jurnal Akuntansi dan Keuangan | Universitas Kristen Petra Surabaya | 14110288 / 23388137 |
Catatan jujur: per pengecekan kami, jurnal Akuntansi yang tembus SINTA 1 memang hanya segelintir — sebagian besar jurnal akuntansi terbaik di Indonesia ada di peringkat SINTA 2-3. Kalau naskah Anda bidang akuntansi dan butuh SINTA 1 secara ketat, opsinya memang terbatas; pertimbangkan juga jurnal Ekonomi/Bisnis S1 yang scope-nya masih relevan.
Sudah sampai tahap mana naskah Anda?
Kalau naskah sudah siap tapi belum yakin jurnal SINTA 1 mana yang sesuai scope, tim kami bisa bantu cek kecocokan sebelum Anda submit — supaya tidak bolak-balik desk rejection.
Ciri Jurnal SINTA 1 yang Sah
Karena reputasi SINTA 1 tinggi, banyak jurnal predator memalsukan status akreditasi di websitenya sendiri, atau mencantumkan badge SINTA 1 padahal periode akreditasinya sudah kedaluwarsa. Berikut cara memastikannya asli sebelum Anda membayar biaya submit apa pun:
- Cari nama jurnal langsung di menu Journals portal sinta.kemdiktisaintek.go.id, jangan percaya badge di website jurnal saja — badge di website jurnal bisa dipasang manual dan tidak otomatis sinkron dengan status terkini.
- Cocokkan P-ISSN dan E-ISSN di profil SINTA dengan yang tertera di website resmi jurnal (biasanya di header, footer, atau halaman “About”).
- Perhatikan masa berlaku akreditasi lewat tabel “History Accreditation” di profil SINTA — status SINTA 1 hari ini bisa turun di periode akreditasi berikutnya, dan sebaliknya jurnal yang dulu SINTA 3 bisa naik ke SINTA 1.
- Cek riwayat terbit: jurnal SINTA 1 yang sah terbit konsisten sesuai jadwal, bukan menumpuk banyak artikel dalam satu edisi mendadak — pola ini sering jadi indikasi jurnal predator yang mengejar kuantitas.
- Masuk ke website jurnal lewat tautan resmi di profil SINTA, bukan dari hasil pencarian umum — mengurangi risiko salah klik ke website jurnal palsu yang meniru nama serupa.
Masih bingung pilih jurnal SINTA 1 yang sesuai bidang dan deadline Anda?
Konsultasikan naskah Anda dengan tim kami — gratis, tanpa komitmen.
Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.
Pertanyaan Seputar Jurnal SINTA 1
Apa bedanya jurnal SINTA 1 dan SINTA 2?
Jurnal SINTA 1 punya skor akreditasi 85-100, sementara SINTA 2 di rentang 70-85. Mayoritas jurnal SINTA 1 juga sudah terindeks Scopus, sedangkan SINTA 2 belum tentu.
Apakah semua bidang ilmu punya jurnal SINTA 1?
Tidak. Berdasarkan pengecekan kami, bidang seperti Pendidikan, Ekonomi, Hukum, dan Kesehatan punya cukup banyak pilihan SINTA 1. Sebaliknya, Akuntansi sangat terbatas dan Seni bahkan belum punya jurnal aktif berperingkat SINTA 1 — tertinggi baru sampai SINTA 2.
Berapa lama proses review di jurnal SINTA 1?
Bervariasi tergantung jurnal, tapi umumnya lebih lama dari SINTA 3 ke bawah karena proses peer review lebih ketat dan reviewer sering meminta revisi lebih dari satu putaran. Sebaiknya cek estimasi waktu di halaman “About” masing-masing jurnal sebelum submit.
Apakah nilai KUM jurnal SINTA 1 selalu lebih tinggi dari SINTA 2?
Tidak. Berdasarkan Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026, nilai KUM jurnal nasional terakreditasi SINTA 1 dan SINTA 2 sama-sama 25 poin. Bedanya ada di gengsi akademik dan syarat khusus jenjang tertentu, bukan di nilai KUM murni.
Bagaimana cara tahu peringkat SINTA jurnal berubah?
Buka profil jurnal di portal SINTA, lalu lihat bagian “History Accreditation” yang menampilkan riwayat peringkat per periode. Peringkat bisa naik atau turun setiap ada penilaian ulang oleh ARJUNA.









