Syarat Jurnal SINTA : 12 Poin Naskah agar Lolos Review

Syarat Jurnal SINTA : 12 Poin Naskah agar Lolos Review

Comments
8 min read
Beranda » Syarat Jurnal SINTA : 12 Poin Naskah agar Lolos ReviewBeranda » Syarat Jurnal SINTA : 12 Poin Naskah agar Lolos Review

Syarat jurnal SINTA mencakup dua hal yang sering tertukar: syarat yang harus dipenuhi jurnal agar memperoleh akreditasi, dan syarat yang harus dipenuhi naskah Anda agar diterima jurnal tersebut. Halaman ini membahas keduanya, dengan penekanan pada yang kedua karena itulah yang berada dalam kendali Anda sebagai penulis.

Jawaban Singkat

Agar naskah lolos di jurnal terakreditasi SINTA, ada dua lapis pemeriksaan yang harus dilewati. Lapis pertama adalah pemeriksaan administratif oleh editor: kesesuaian ruang lingkup, kepatuhan template, kelengkapan data penulis, dan tingkat kemiripan. Lapis kedua adalah penelaahan substansi oleh mitra bestari: kebaruan, ketepatan metode, dan kelayakan simpulan. Sebagian besar naskah gugur di lapis pertama.

Ingin memastikan naskah Anda lolos pemeriksaan awal?

Sebagian besar naskah ditolak sebelum sampai ke reviewer, dan penyebabnya hampir selalu hal administratif yang bisa dicegah. Kirimkan naskah Anda, kami bantu periksa kelengkapannya.

Periksa Kesiapan Naskah

Dua Belas Poin Kesiapan Naskah

Daftar berikut disusun mengikuti urutan pemeriksaan yang lazim dijalankan redaksi. Jalankan satu per satu sebelum menekan tombol submit.

Lapis pertama: yang diperiksa editor

  • 1. Kesesuaian ruang lingkup. Naskah masuk dalam focus and scope jurnal. Periksa dengan membaca daftar isi dua terbitan terakhir, bukan hanya deskripsi resminya.
  • 2. Kepatuhan template. Gaya sitasi, susunan bagian, batas jumlah kata, dan format tabel mengikuti ketentuan jurnal tujuan.
  • 3. Kelengkapan struktur. Abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, simpulan, dan daftar pustaka tersedia lengkap.
  • 4. Tingkat kemiripan naskah. Sudah diperiksa dan berada dalam ambang yang ditetapkan jurnal. Angka tinggi umumnya berasal dari cara mengutip yang belum tepat.
  • 5. Kelengkapan data penulis. Nama, afiliasi, dan urutan penulis sudah disepakati, termasuk penunjukan penulis korespondensi.
  • 6. Metadata yang akurat. Judul, abstrak, kata kunci, dan data penulis diisi teliti di sistem OJS. Kesalahan di sini terbawa sampai artikel terbit.

Lapis kedua: yang dinilai mitra bestari

  • 7. Kebaruan yang dapat ditunjuk. Kontribusi penelitian Anda dinyatakan tegas, umumnya di akhir pendahuluan, bukan disimpulkan sendiri oleh pembaca.
  • 8. Kesenjangan penelitian yang jelas. Pendahuluan menunjukkan apa yang belum dikerjakan penelitian sebelumnya, bukan menumpuk teori.
  • 9. Metode yang dapat direplikasi. Populasi, sampel, instrumen, prosedur, dan teknik analisis dijabarkan cukup rinci.
  • 10. Hasil yang disajikan apa adanya. Temuan ditampilkan melalui tabel atau grafik tanpa dicampur interpretasi.
  • 11. Pembahasan yang mengaitkan dengan literatur. Temuan ditafsirkan dan dibandingkan dengan penelitian terdahulu, termasuk menjelaskan bila hasilnya berbeda.
  • 12. Rujukan yang mutakhir dan konsisten. Seluruh sitasi dalam teks muncul di daftar pustaka dan sebaliknya, dengan format sesuai gaya jurnal.
Sudah menjalankan checklist tapi masih ragu?

Pemeriksaan mandiri sering melewatkan hal yang tampak jelas bagi pembaca lain. Kirimkan naskah Anda untuk ditinjau sebelum dikirim ke redaksi.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Syarat dari Sisi Jurnal: Bagaimana Akreditasi Ditetapkan

Memahami sisi ini membantu Anda menilai kredibilitas sebuah jurnal, sekaligus memahami mengapa peringkat bisa berubah. Akreditasi jurnal nasional dijalankan melalui sistem ARJUNA, yang menilai aspek pengelolaan seperti konsistensi terbit, mutu penyuntingan, kualitas mitra bestari, dan dampak sitasi. Hasil penilaian menentukan peringkat 1 sampai 6, dan peninjauannya dilakukan berkala sehingga peringkat dapat naik maupun turun.

Konsekuensi praktis yang sering terlewat: peringkat jurnal dapat berubah antara saat Anda submit dan saat artikel terbit. Penilaian angka kredit mengacu pada peringkat saat artikel diterbitkan. Karena itu simpan tangkapan layar profil SINTA beserta tanggalnya sebagai arsip.

Syarat Tambahan bila Artikel untuk Kenaikan Jabatan

Bagi dosen, ada lapis ketiga yang tidak berlaku bagi mahasiswa: ketentuan syarat khusus. Publikasi bisa memenuhi seluruh syarat naskah dan tetap tidak sah dipakai untuk kenaikan jabatan bila melanggar ketentuan berikut.

Ketentuan Penjelasan
Bukan penulis tunggal Karya syarat khusus wajib memiliki lebih dari satu penulis
Bukan dari tesis atau disertasi sendiri Termasuk karya bimbingan mahasiswa pengusul
Bukan terbitan perguruan tinggi asal Jurnal penerbit tidak boleh institusi tempat pengusul bekerja
Memiliki kebaruan Karya harus menunjukkan kontribusi baru
Peringkat minimal sesuai jenjang Lektor: peringkat 4; Lektor Kepala: peringkat 2; Profesor: peringkat 1
Posisi kepenulisan sesuai jenjang Lektor: penulis pertama; Lektor Kepala: penulis pertama sekaligus korespondensi

Angka mengacu Tabel 2 Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. Angka tersebut adalah nilai maksimal; yang Anda terima bergantung pada posisi kepenulisan. Konfirmasikan ke LLDIKTI wilayah atau kepegawaian kampus Anda.

Artikel yang melanggar salah satu ketentuan di atas tetap dinilai angka kreditnya, namun tidak dapat dipakai memenuhi syarat khusus. Perbedaan antara keduanya inilah yang paling sering menunda usulan kenaikan jabatan selama satu periode penuh.

Ringkasan Praktis

  • Periksa kesesuaian ruang lingkup lebih dulu, karena ini penyebab penolakan yang paling cepat datang.
  • Terapkan template jurnal sebelum submit, jangan menunggu diminta editor.
  • Perbaiki cara mengutip bila tingkat kemiripan tinggi, bukan mencari jalan pintas.
  • Sepakati urutan penulis dan penulis korespondensi sebelum naskah masuk sistem.
  • Bila artikel untuk syarat khusus, pastikan jurnalnya bukan terbitan kampus Anda sendiri.
  • Simpan bukti korespondensi dengan redaksi dan tangkapan layar peringkat jurnal.

Panduan lengkap per peringkat ada di panduan publikasi jurnal SINTA. Untuk menyaring jurnal sesuai bidang, mulai dari daftar jurnal terakreditasi. Dasar penilaian mutu jurnal dijelaskan di panduan indeksasi jurnal.

Menyiapkan Berkas Pendukung

Selain naskah, ada berkas yang lazim diminta saat submit maupun saat pengajuan kenaikan jabatan. Menyiapkannya sejak awal mencegah tertundanya proses karena hal administratif.

  • Pernyataan orisinalitas naskah, menyatakan karya belum pernah diterbitkan dan tidak sedang dikirim ke jurnal lain.
  • Pernyataan pengalihan hak terbit, bila diminta jurnal tujuan.
  • Dokumen uji kemiripan naskah beserta laporannya.
  • Data lengkap seluruh penulis: nama sesuai identitas, afiliasi, dan alamat surel aktif.
  • Penunjukan penulis korespondensi yang disepakati bersama.
  • Bukti korespondensi dengan redaksi, yang termasuk dokumen wajib pada pengajuan kenaikan jabatan.

Kesalahan yang Membuat Proses Berlarut

  • Mengandalkan daftar jurnal dari pihak ketiga. Daftar yang beredar di grup pesan atau media sosial sering sudah kedaluwarsa. Verifikasi selalu dari portal resmi.
  • Mengirim satu naskah ke beberapa jurnal sekaligus. Melanggar etika publikasi dan berisiko mencoreng nama Anda di kalangan editor.
  • Menunda menjawab revisi. Naskah yang lama tidak direspons dapat dianggap ditarik oleh redaksi, dan Anda harus mengulang dari awal.
  • Mengabaikan tingkat kemiripan naskah. Angka tinggi umumnya berasal dari cara mengutip yang belum tepat; solusinya memperbaiki penulisan, bukan menyiasati sistem pemeriksaan.
  • Mengubah susunan penulis setelah submit. Umumnya memerlukan persetujuan tertulis seluruh penulis dan tidak selalu dikabulkan editor.
  • Tergiur tawaran terbit sangat cepat tanpa proses review yang jelas. Ini ciri khas jurnal bermasalah, dan artikelnya berisiko tidak diakui untuk keperluan akademik.

Arsip yang Perlu Anda Simpan

Bagian ini jarang dibahas padahal sering menjadi persoalan justru setelah artikel terbit. Simpan berkas berikut sejak proses berjalan, bukan mencarinya belakangan saat sudah dibutuhkan:

  • Tangkapan layar profil jurnal di portal resmi beserta tanggal Anda memeriksanya, sebagai bukti status pada saat itu.
  • Surat penerimaan naskah dari redaksi, lengkap dengan kop dan tanda tangan pengelola.
  • Tautan permanen artikel dan nomor DOI setelah terbit.
  • Berkas naskah versi final yang benar-benar diterbitkan, bukan versi terakhir sebelum revisi.
  • Bukti pembayaran bila jurnal menerapkan biaya penerbitan.
  • Riwayat korespondensi dengan redaksi, yang termasuk dokumen wajib saat pengajuan kenaikan jabatan.
  • Dokumen uji kemiripan naskah, yang juga termasuk syarat kelengkapan usulan.

Arsip semacam ini melindungi Anda bila peringkat atau status jurnal berubah di kemudian hari, dan mempercepat proses administrasi saat pengajuan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja syarat jurnal SINTA agar naskah diterima?

Ada dua lapis: pemeriksaan administratif oleh editor yang mencakup kesesuaian ruang lingkup, kepatuhan template, kelengkapan struktur, dan tingkat kemiripan; serta penelaahan substansi oleh mitra bestari yang menilai kebaruan, ketepatan metode, dan kelayakan simpulan.

Berapa tingkat kemiripan yang diperbolehkan?

Setiap jurnal menetapkan ambang berbeda dan mencantumkannya pada panduan penulis. Yang lebih penting daripada angkanya adalah memperbaiki cara mengutip, karena angka tinggi umumnya berasal dari pengutipan yang belum tepat.

Apakah artikel di jurnal SINTA harus berbahasa Inggris?

Tidak selalu. Sebagian besar jurnal nasional menerima naskah berbahasa Indonesia, meski sejumlah jurnal peringkat atas hanya menerima bahasa Inggris. Periksa ketentuan pada situs jurnal tujuan.

Apa syarat khusus publikasi untuk kenaikan jabatan?

Untuk Lektor: jurnal nasional terakreditasi minimal peringkat 4 sebagai penulis pertama. Untuk Lektor Kepala: minimal peringkat 2 sebagai penulis pertama sekaligus korespondensi. Untuk Profesor: peringkat 1 sebagai salah satu dari dua publikasi yang disyaratkan.

Mengapa naskah bisa ditolak tanpa masuk tahap review?

Karena gugur di pemeriksaan administratif editor. Penyebab tersering adalah ruang lingkup yang tidak sesuai, naskah tidak mengikuti template, atau tingkat kemiripan melampaui ambang jurnal.

Sebagian besar penolakan bisa dicegah sebelum naskah dikirim

Naskah yang gugur di pemeriksaan awal kehilangan berminggu-minggu tanpa memperoleh masukan apa pun yang bisa dipakai untuk memperbaiki. Padahal penyebabnya hampir selalu hal yang bisa diperiksa sendiri dalam satu jam: ruang lingkup, template, kemiripan, dan kelengkapan data penulis. Pelopor Publikasi membantu Anda menuntaskan pemeriksaan itu sebelum naskah masuk ke redaksi.

Periksa Naskah Anda Sekarang

Konsultasi awal tanpa biaya. Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.

Share this article

About Author

admin

Most Relevent