Mengecek jurnal internasional merupakan langkah penting sebelum menggunakan atau mengirimkan artikel ilmiah. Verifikasi ini membantu peneliti, dosen, dan mahasiswa memastikan bahwa jurnal tersebut benar-benar terindeks, memiliki reputasi akademik yang baik, serta bukan termasuk jurnal predator.
Dalam praktik akademik, kesalahan memilih jurnal dapat berdampak serius, mulai dari penolakan artikel hingga penurunan reputasi ilmiah. Oleh karena itu, memahami cara mengecek jurnal internasional secara sistematis adalah keterampilan yang wajib dimiliki oleh setiap penulis ilmiah.
Artikel ini akan membahas definisi jurnal internasional, cara memverifikasi indeksasinya, serta langkah-langkah menghindari jurnal predator.
Apa Itu Jurnal Internasional?

Apa Itu Jurnal Internasional?
Jurnal internasional adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan untuk audiens global dan memuat artikel penelitian dari berbagai negara. Jurnal ini umumnya menggunakan bahasa internasional (terutama bahasa Inggris) dan menerapkan proses peer review, yaitu evaluasi oleh para ahli di bidang yang relevan sebelum artikel diterbitkan.
Ciri utama jurnal internasional yang kredibel meliputi:
- Memiliki ISSN resmi.
- Dikelola oleh institusi atau penerbit yang jelas.
- Menerapkan sistem peer review transparan.
- Terindeks dalam database bereputasi.
- Memiliki editorial board dengan afiliasi akademik yang valid.
Namun, tidak semua jurnal yang mengaku “internasional” benar-benar memiliki kualitas dan pengakuan akademik.
Cara Mengecek Jurnal Internasional di Database Terpercaya

Cara Mengecek Jurnal Internasional di Database Terpercaya
Berikut adalah beberapa database resmi yang dapat digunakan untuk mengecek jurnal internasional.
1. Mengecek di Scopus
Scopus merupakan salah satu database indeksasi terbesar yang dikelola oleh Elsevier.
Langkah-langkah:
- Buka situs resmi Scopus: https://www.scopus.com
- Pilih menu Sources.
- Masukkan nama jurnal pada kolom pencarian.
- Periksa informasi seperti:
- Coverage tahun terindeks
- Publisher
- CiteScore
- Quartile (Q1–Q4)
- SJR (Scimago Journal Rank)
Jika jurnal tidak ditemukan dalam daftar sumber resmi, berarti jurnal tersebut tidak terindeks Scopus.
2. Mengecek di Web of Science (WoS)
Web of Science adalah database indeksasi yang dikelola oleh Clarivate.
Langkah-langkah:
- Buka situs: https://www.webofscience.com
- Pilih menu Master Journal List atau Journal Citation Reports (JCR).
- Masukkan nama jurnal.
- Periksa apakah jurnal terdaftar serta lihat:
- Impact Factor
- Kategori bidang
- Ranking jurnal
WoS umumnya digunakan untuk mengukur reputasi jurnal melalui Impact Factor.
3. Mengecek di DOAJ (Directory of Open Access Journals)
DOAJ adalah database untuk jurnal open access yang telah diverifikasi.
Langkah-langkah:
- Buka https://www.doaj.org
- Masukkan nama jurnal di kolom pencarian.
- Periksa informasi seperti:
- Publisher
- Negara
- Kebijakan peer review
- Transparansi biaya publikasi
Perlu dicatat bahwa DOAJ menunjukkan jurnal open access yang telah melewati proses seleksi tertentu, namun tidak sama dengan indeksasi Scopus atau WoS.
Langkah-Langkah Praktis Mengecek Jurnal Internasional

Langkah-Langkah Praktis Mengecek Jurnal Internasional
Berikut langkah sistematis yang dapat diterapkan:
- Periksa ISSN melalui portal resmi ISSN.
- Cek jurnal di Scopus atau WoS jika diperlukan.
- Verifikasi di DOAJ untuk jurnal open access.
- Tinjau editorial board dan afiliasinya.
- Periksa konsistensi terbitan edisi sebelumnya.
- Cari ulasan atau pengalaman penulis lain.
Pendekatan ini membantu meminimalkan risiko kesalahan dalam memilih jurnal.
Memahami Indikator Reputasi Jurnal
Saat mengecek jurnal internasional, penting untuk memahami beberapa indikator berikut:
1. Quartile (Q1–Q4)
Quartile menunjukkan peringkat jurnal dalam kategori bidang tertentu:
- Q1: 25% jurnal terbaik
- Q2: 25–50%
- Q3: 50–75%
- Q4: 75–100%
Semakin tinggi peringkat (Q1), umumnya semakin ketat seleksinya.
2. Impact Factor
Impact Factor mengukur rata-rata jumlah sitasi artikel dalam jurnal selama periode tertentu. Nilai ini digunakan untuk menilai pengaruh ilmiah jurnal.
3. CiteScore dan SJR
- CiteScore mengukur rata-rata sitasi per artikel dalam periode tertentu.
- SJR (Scimago Journal Rank) mempertimbangkan kualitas sumber sitasi, bukan hanya jumlahnya.
Cara Menghindari Jurnal Predator
Jurnal predator adalah jurnal yang mengklaim sebagai jurnal ilmiah tetapi tidak menerapkan standar peer review yang layak.
Beberapa ciri jurnal predator:
- Proses penerimaan sangat cepat tanpa revisi.
- Email undangan publikasi massal yang tidak relevan.
- Editorial board tidak jelas atau fiktif.
- Biaya publikasi tidak transparan.
- Website tidak profesional.
- Mengklaim indeksasi palsu.
Untuk memastikan keaslian indeksasi, selalu periksa langsung di database resmi, bukan hanya mengandalkan klaim di website jurnal.
Kesimpulan
Demikianlah pembahsan kali ini yang dapat kami berikan mengenai cara mengecek jurnal internasional, semoga denganadanya artikel ini bisa menambah wawasan teman-teman semua.
FAQ
Apa itu jurnal internasional terindeks?
Jurnal internasional terindeks adalah jurnal ilmiah yang terdaftar dalam database bereputasi seperti Scopus, Web of Science, atau DOAJ. Indeksasi ini menunjukkan bahwa jurnal telah memenuhi standar kualitas tertentu.
Bagaimana cara mengecek jurnal internasional di Scopus?
Untuk mengecek jurnal internasional di Scopus, buka situs resmi Scopus, pilih menu “Sources”, lalu masukkan nama jurnal. Jika jurnal terdaftar, akan muncul informasi seperti quartile, CiteScore, dan penerbit.
Bagaimana mengetahui jurnal Q1 atau Q2?
Status Q1 atau Q2 dapat dilihat melalui Scimago Journal Rank (SJR) atau database Scopus. Jurnal Q1 termasuk 25% jurnal terbaik dalam bidangnya.

