Jurnal Terindeks Sinta 2
Jurnal Sinta

Jurnal Terindeks Sinta 2

Apa itu jurnal terindeks Sinta 2, siapa yang membutuhkannya, kapan dan di mana jurnal ini digunakan, mengapa level ini begitu penting dalam dunia akademik Indonesia, serta bagaimana cara kamu bisa menembusnya? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan dosen, mahasiswa S2 dan S3, serta peneliti yang ingin meningkatkan rekam jejak akademik.

Di tengah tuntutan publikasi yang semakin ketat dan kompetitif, memahami strategi lolos jurnal terindeks Sinta 2 bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan penting untuk pengembangan karier akademik kamu.

Apa Itu Jurnal Terindeks Sinta 2?

Image

Jurnal terindeks Sinta 2 adalah jurnal ilmiah nasional yang telah terakreditasi oleh sistem SINTA atau Science and Technology Index yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

SINTA mengklasifikasikan jurnal nasional dalam enam peringkat, yaitu Sinta 1 hingga Sinta 6. Sinta 1 adalah peringkat tertinggi, sementara Sinta 6 adalah level awal akreditasi.

Menurut pedoman akreditasi ARJUNA dari Kemendikbud Ristek tahun 2023, jurnal Sinta 2 memiliki skor evaluasi antara 70 hingga 85 dari total 100 poin penilaian. Artinya, jurnal ini sudah memiliki kualitas tata kelola, substansi artikel, serta konsistensi penerbitan yang sangat baik.

Secara umum, jurnal terindeks Sinta 2 memiliki karakteristik berikut:

  1. Proses peer review ketat dan transparan
  2. Editorial board dengan reputasi akademik kuat
  3. Konsistensi terbit minimal dua kali setahun
  4. Tingkat sitasi yang cukup tinggi di database nasional

Mengapa Jurnal Terindeks Sinta 2 Sangat Penting?

1. Penilaian Angka Kredit Dosen

Berdasarkan PermenPAN-RB No. 17 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Dosen, publikasi di jurnal Sinta 2 memiliki nilai angka kredit yang lebih tinggi dibanding Sinta 3 sampai Sinta 6.

Menurut simulasi perhitungan BKD yang diterbitkan oleh Direktorat Sumber Daya Dikti, satu artikel di jurnal Sinta 2 bisa memberikan angka kredit hingga 25 poin, tergantung posisi penulis.

Ini sangat membantu kamu yang sedang:

  • Mengajukan kenaikan jabatan dari Lektor ke Lektor Kepala
  • Mengejar target BKD
  • Mempersiapkan syarat Guru Besar

2. Syarat Kelulusan Pascasarjana

Banyak perguruan tinggi di Indonesia mewajibkan mahasiswa S2 dan S3 untuk publikasi minimal di jurnal terindeks Sinta 2 sebagai syarat kelulusan.

Menurut laporan evaluasi pendidikan tinggi oleh Kemendikbud Ristek tahun 2022, lebih dari 65 persen program doktoral di Indonesia mensyaratkan publikasi minimal Sinta 2 sebelum yudisium.

Artinya, tanpa publikasi di level ini, proses akademik kamu bisa terhambat.

3. Meningkatkan Reputasi Akademik

Publikasi di jurnal Sinta 2 menunjukkan bahwa penelitian kamu:

  • Relevan secara ilmiah
  • Layak secara metodologis
  • Berkontribusi pada pengembangan ilmu

Dalam teori reputasi akademik yang dikemukakan oleh Pierre Bourdieu, publikasi ilmiah adalah bentuk modal simbolik yang meningkatkan posisi seseorang dalam struktur sosial akademik.

Semakin tinggi kualitas jurnal, semakin besar pula nilai simboliknya.

Perbedaan Sinta 2 dengan Sinta 1 dan Sinta 3

Memahami posisi jurnal terindeks Sinta 2 akan membantu kamu menyusun strategi publikasi yang realistis.

AspekSinta 1Sinta 2Sinta 3
Skor Akreditasi85–10070–8560–70
SelektivitasSangat ketatKetatSedang
Tingkat SitasiTinggiMenengah-tinggiMenengah
Reputasi NasionalSangat tinggiTinggiCukup

Jurnal Sinta 2 sering disebut sebagai “zona kompetitif aman” karena kualitasnya tinggi tetapi masih relatif lebih realistis dibanding Sinta 1.

Bagaimana Cara Menembus Jurnal Terindeks Sinta 2?

1. Pastikan Novelty Penelitian Kamu Kuat

Menurut panduan COPE tentang publikasi etis, novelty atau kebaruan adalah salah satu indikator utama penerimaan artikel.

Kamu perlu memastikan bahwa:

  • Topik kamu belum banyak diteliti
  • Ada celah penelitian yang jelas
  • Kontribusi kamu terdefinisi secara eksplisit di bagian pendahuluan

Gunakan pendekatan gap analysis dalam literature review.

2. Gunakan Metodologi yang Solid

Editor jurnal Sinta 2 sangat memperhatikan validitas dan reliabilitas metode.

Contohnya:

  • Gunakan uji statistik yang sesuai
  • Jelaskan prosedur sampling secara detail
  • Cantumkan instrumen penelitian secara transparan

Menurut laporan Elsevier Research Intelligence 2021, lebih dari 38 persen artikel ditolak karena kelemahan metodologis.

3. Perhatikan Template dan Author Guidelines

Kesalahan teknis seperti:

  • Format sitasi tidak sesuai
  • Jumlah kata tidak memenuhi syarat
  • Struktur artikel tidak mengikuti IMRAD

Bisa langsung menyebabkan desk rejection.

Luangkan waktu untuk membaca author guidelines dengan teliti.

4. Perkuat Referensi Internasional

Meskipun jurnal ini berskala nasional, sebagian besar jurnal Sinta 2 mensyaratkan minimal 60 persen referensi berasal dari jurnal internasional bereputasi dalam 5 hingga 10 tahun terakhir.

Ini menunjukkan bahwa penelitian kamu terhubung dengan diskursus global.

Contoh Bidang Jurnal Terindeks Sinta 2

Image

Beberapa bidang yang memiliki banyak jurnal Sinta 2 antara lain:

  1. Pendidikan
  2. Hukum
  3. Manajemen dan Ekonomi
  4. Teknik dan Rekayasa
  5. Ilmu Sosial dan Humaniora

Kamu bisa mengecek daftar lengkapnya melalui portal resmi SINTA dengan memfilter berdasarkan peringkat 2.

Tantangan Umum Saat Submit ke Jurnal Sinta 2

Publikasi Jurnal Nasional

1. Waktu Review yang Lama

Rata rata proses review bisa memakan waktu 2 hingga 6 bulan.

Solusinya, kirim artikel lebih awal dan siapkan jurnal alternatif.

2. Revisi Mayor

Sebagian besar artikel yang diterima melewati revisi mayor minimal satu kali.

Anggap revisi sebagai proses peningkatan kualitas, bukan penolakan terselubung.

3. Tingkat Kompetisi Tinggi

Dengan meningkatnya kewajiban publikasi, jumlah submission meningkat signifikan setiap tahun.

Data dari SINTA tahun 2023 menunjukkan peningkatan jumlah artikel nasional hingga 18 persen dibanding tahun sebelumnya.

Strategi Cerdas Agar Peluang Diterima Lebih Besar

Cara Download Jurnal Scopus
  1. Kolaborasi dengan dosen senior atau peneliti berpengalaman
  2. Gunakan reference manager seperti Mendeley atau Zotero
  3. Lakukan proofreading profesional
  4. Cek plagiarisme, pastikan similarity index di bawah 20 persen

Menurut standar Turnitin yang banyak digunakan jurnal nasional, similarity di atas 25 persen sering menjadi alasan penolakan awal.

Kesalahan Fatal yang Harus Kamu Hindari

  • Tidak menjawab komentar reviewer secara detail
  • Mengabaikan aspek kebaruan
  • Mengirim artikel ke jurnal yang tidak sesuai scope
  • Tidak memperbarui data penelitian

Ingat, editor jurnal Sinta 2 mencari kualitas, bukan kuantitas.

Penutup

Publikasi di jurnal terindeks Sinta 2 bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. Ini adalah investasi reputasi akademik jangka panjang yang berdampak langsung pada karier, kelulusan studi, hingga pengakuan profesional kamu.

Jika kamu ingin serius menembus jurnal Sinta 2, mulai dari sekarang perkuat kualitas riset, pahami standar editorial, dan bangun konsistensi menulis ilmiah. Jangan menunggu sempurna untuk mulai, tapi mulai agar kamu bisa semakin mendekati standar sempurna.

Sekarang giliran kamu. Apakah penelitian kamu sudah siap naik kelas ke jurnal terindeks Sinta 2? Jika belum, perbaiki dari hari ini dan jadikan publikasi ilmiah sebagai langkah strategis menuju akademisi unggul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *