{"id":9514,"date":"2026-10-11T09:00:00","date_gmt":"2026-10-11T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/?p=9514"},"modified":"2026-10-08T10:08:53","modified_gmt":"2026-10-08T03:08:53","slug":"apa-itu-doi-dan-issn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/","title":{"rendered":"Apa Itu DOI dan ISSN serta Cara Mengecek Keasliannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Apa itu DOI dan ISSN, dan mengapa dua kode ini hampir selalu muncul di halaman pertama artikel jurnal? Singkatnya, ISSN adalah nomor identitas sebuah jurnal, sedangkan DOI adalah pengenal permanen sebuah artikel. Keduanya sering dicantumkan berdampingan sehingga mudah tertukar, padahal fungsi, lembaga pengelola, dan cara mengeceknya berbeda.<\/p>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Memahami keduanya membantu Anda menilai apakah sebuah jurnal benar-benar seperti yang diklaim dan apakah artikel yang Anda rujuk atau terbitkan dapat ditelusuri. Berikut pengertian, format, lembaga yang menerbitkan, cara verifikasi, serta tanda bahaya yang perlu Anda waspadai.<\/p>\n<div style=\"background:#DDE7FB !important;color:#1F2937 !important;padding:20px 22px;border-left:5px solid #1D4ED8;border-radius:6px;margin:26px 0;\">\n<div style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#DDE7FB !important;font-weight:700;font-size:18px;margin-bottom:8px;\">Jawaban Singkat<\/div>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#DDE7FB !important;margin:0;font-size:16px;line-height:1.75;\">DOI (Digital Object Identifier) adalah pengenal persisten untuk objek digital seperti artikel, berformat 10.prefiks\/sufiks, dan didaftarkan lewat agen registrasi seperti Crossref. ISSN (International Standard Serial Number) adalah nomor delapan digit untuk terbitan berkala, yang di Indonesia diterbitkan oleh BRIN. Cek DOI lewat doi.org atau pencarian Crossref, dan cek ISSN lewat issn.brin.go.id atau ISSN Portal.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"background:linear-gradient(135deg,#1D4ED8,#3B82F6) !important;color:#FFFFFF !important;padding:22px 24px;border-radius:10px;margin:28px 0;\">\n<div style=\"color:#FFFFFF !important;background:transparent !important;font-weight:700;font-size:19px;margin-bottom:8px;\">Ragu dengan identitas jurnal tujuan Anda?<\/div>\n<p style=\"color:#FFFFFF !important;background:transparent !important;margin:0 0 16px 0;font-size:16px;line-height:1.7;\">Kirimkan nama jurnal beserta ISSN yang tercantum di situsnya. Kami bantu mengecek kecocokan identitas dan status jurnal sebelum Anda submit.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bit.ly\/pelopornew2025\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" style=\"display:inline-block;background:#FFFFFF !important;color:#1D4ED8 !important;padding:12px 26px;border-radius:6px;font-weight:700;text-decoration:none;font-size:16px;\">Cek Jurnal Sekarang<\/a>\n<\/div>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#Apa_Itu_DOI_dan_Seperti_Apa_Formatnya\" >Apa Itu DOI dan Seperti Apa Formatnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#Apa_Itu_ISSN_dan_Siapa_yang_Menerbitkannya\" >Apa Itu ISSN dan Siapa yang Menerbitkannya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#Perbedaan_DOI_dan_ISSN_dalam_Satu_Tabel\" >Perbedaan DOI dan ISSN dalam Satu Tabel<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#Cara_Mengecek_Keaslian_DOI\" >Cara Mengecek Keaslian DOI<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#Cara_Mengecek_Keaslian_ISSN\" >Cara Mengecek Keaslian ISSN<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#Tanda_DOI_atau_ISSN_Bermasalah\" >Tanda DOI atau ISSN Bermasalah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#Mengapa_DOI_dan_ISSN_Penting_untuk_Angka_Kredit_dan_Profil_SINTA\" >Mengapa DOI dan ISSN Penting untuk Angka Kredit dan Profil SINTA<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#Pertanyaan_yang_Sering_Diajukan\" >Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 style=\"color:#1F2937 !important;background:#EAF0FD !important;padding:12px 16px;border-radius:6px;font-size:26px;margin-top:38px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_DOI_dan_Seperti_Apa_Formatnya\"><\/span>Apa Itu DOI dan Seperti Apa Formatnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">DOI<\/strong> adalah singkatan dari Digital Object Identifier, yaitu pengenal persisten untuk objek digital. Di jurnal ilmiah, objek yang paling sering diberi DOI adalah artikel, meskipun sistem ini juga dipakai untuk buku, bab buku, data penelitian, dan dokumen lain. Sistem DOI dikelola oleh DOI Foundation, sedangkan pendaftarannya dilakukan melalui agen registrasi. Untuk jurnal ilmiah, agen yang paling dikenal adalah Crossref.<\/p>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Persisten berarti DOI tetap sama walaupun alamat situs jurnal berubah. Ketika jurnal pindah server atau berganti domain, pengelola cukup memperbarui tautan yang tercatat di agen registrasi, dan DOI lama tetap mengarah ke artikel yang benar. Inilah keunggulan DOI dibanding tautan biasa yang bisa mati sewaktu-waktu.<\/p>\n<h3 style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:20px;margin-top:24px;\">Membaca Struktur DOI<\/h3>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Setiap DOI berformat 10.prefiks\/sufiks. Bagian sebelum garis miring disebut prefiks, selalu diawali angka 10 dan diikuti kode milik pendaftar, biasanya penerbit atau pengelola jurnal. Bagian setelah garis miring disebut sufiks, yang ditentukan penerbit untuk membedakan setiap artikel. Karena itu, artikel dari jurnal yang sama umumnya memiliki prefiks yang sama dengan sufiks yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Banyak gaya sitasi menganjurkan DOI ditulis di daftar pustaka dalam bentuk tautan, yaitu https:\/\/doi.org\/ diikuti kode DOI. Bentuk ini memudahkan pembaca karena bisa langsung diklik dan selalu diarahkan ke alamat artikel yang berlaku.<\/p>\n<h2 style=\"color:#1F2937 !important;background:#EAF0FD !important;padding:12px 16px;border-radius:6px;font-size:26px;margin-top:38px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_ISSN_dan_Siapa_yang_Menerbitkannya\"><\/span>Apa Itu ISSN dan Siapa yang Menerbitkannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">ISSN<\/strong> adalah singkatan dari International Standard Serial Number, nomor standar internasional untuk terbitan berkala seperti jurnal, majalah, dan buletin. ISSN terdiri atas delapan digit yang biasanya ditulis dalam dua kelompok empat digit. Berbeda dengan DOI yang melekat pada setiap artikel, ISSN melekat pada judul terbitannya, sehingga semua artikel dalam satu jurnal berada di bawah ISSN yang sama.<\/p>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Di Indonesia, ISSN diterbitkan oleh BRIN melalui layanan ISSN di issn.brin.go.id. Pengelola jurnal yang mengurus permohonannya, sedangkan tugas Anda sebagai penulis adalah memastikan ISSN yang tercantum memang tercatat atas nama jurnal yang bersangkutan.<\/p>\n<h3 style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:20px;margin-top:24px;\">Beda p-ISSN dan e-ISSN<\/h3>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Jurnal yang terbit dalam dua versi memiliki dua ISSN. <strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">p-ISSN<\/strong> (print ISSN) dipakai untuk versi cetak, sedangkan <strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">e-ISSN<\/strong> (electronic ISSN) untuk versi elektronik atau daring. Jurnal yang hanya terbit daring cukup memiliki e-ISSN. Saat mengecek, pastikan kedua nomor itu tercatat atas nama jurnal yang sama dan sesuai dengan versinya.<\/p>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Satu hal yang sering disalahpahami, memiliki ISSN tidak sama dengan terakreditasi atau terindeks. ISSN hanya menunjukkan bahwa terbitan tersebut tercatat sebagai terbitan berkala. Status akreditasi nasional dicek di portal SINTA (sinta.kemdiktisaintek.go.id), sedangkan status di basis data seperti Scopus dibahas dalam panduan <a href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/indeksasi-jurnal\/\" style=\"color:#1E40AF !important;background:#FFFFFF !important;font-weight:600;\">indeksasi jurnal<\/a>.<\/p>\n<h2 style=\"color:#1F2937 !important;background:#EAF0FD !important;padding:12px 16px;border-radius:6px;font-size:26px;margin-top:38px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_DOI_dan_ISSN_dalam_Satu_Tabel\"><\/span>Perbedaan DOI dan ISSN dalam Satu Tabel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Agar tidak tertukar lagi, berikut perbandingan keduanya dari sisi yang paling sering ditanyakan penulis.<\/p>\n<div style=\"overflow-x:auto;margin:24px 0;\">\n<table style=\"width:100%;border-collapse:collapse;background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;font-size:16px;\">\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"background:#1D4ED8 !important;color:#FFFFFF !important;padding:13px 14px;text-align:left;border:1px solid #1D4ED8;\">Aspek<\/th>\n<th style=\"background:#1D4ED8 !important;color:#FFFFFF !important;padding:13px 14px;text-align:left;border:1px solid #1D4ED8;\">DOI<\/th>\n<th style=\"background:#1D4ED8 !important;color:#FFFFFF !important;padding:13px 14px;text-align:left;border:1px solid #1D4ED8;\">ISSN<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Yang diidentifikasi<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Objek digital, umumnya satu artikel<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Satu judul terbitan berkala, misalnya satu jurnal<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Format<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">10.prefiks\/sufiks<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Delapan digit, biasanya ditulis dalam dua kelompok empat digit<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Pengelola<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">DOI Foundation, pendaftaran lewat agen registrasi seperti Crossref<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Untuk terbitan Indonesia diterbitkan BRIN<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Siapa yang mengurus<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Penerbit atau pengelola jurnal mendaftarkan setiap artikel<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Pengelola jurnal mengajukan permohonan untuk jurnalnya<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Cara cek<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">doi.org atau pencarian Crossref<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">issn.brin.go.id atau ISSN Portal (portal.issn.org)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Letak umum<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Halaman pertama artikel dan halaman artikel di situs jurnal<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Beranda jurnal, sampul, serta kepala atau kaki halaman artikel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Menunjukkan mutu jurnal?<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Tidak, hanya pengenal<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Tidak, hanya pengenal<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"color:#6B7280 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:14px;margin-top:8px;\">Keduanya adalah pengenal identitas, bukan tanda akreditasi atau indeksasi.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"background:#DDE7FB !important;color:#1F2937 !important;padding:20px 22px;border-radius:8px;margin:28px 0;border:1px solid #B9CDF3;\">\n<div style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#DDE7FB !important;font-weight:700;font-size:18px;margin-bottom:8px;\">Butuh bantuan memeriksa jurnal sebelum submit?<\/div>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#DDE7FB !important;margin:0 0 16px 0;font-size:16px;line-height:1.7;\">Ceritakan jurnal yang Anda incar dan kebutuhan publikasi Anda. Tim kami membantu mengecek identitas, status, dan kesesuaian jurnal dengan bidang naskah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bit.ly\/pelopornew2025\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" style=\"display:inline-block;background:#25D366 !important;color:#FFFFFF !important;padding:12px 26px;border-radius:6px;font-weight:700;text-decoration:none;font-size:16px;\">Konsultasi Gratis via WhatsApp<\/a>\n<\/div>\n<h2 style=\"color:#1F2937 !important;background:#EAF0FD !important;padding:12px 16px;border-radius:6px;font-size:26px;margin-top:38px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengecek_Keaslian_DOI\"><\/span>Cara Mengecek Keaslian DOI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Pemeriksaan DOI tidak rumit. Lakukan langkah berikut setiap kali Anda menerima tautan artikel atau ingin memastikan artikel Anda sendiri sudah terdaftar dengan benar.<\/p>\n<ol style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.85;\">\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Salin kode DOI secara utuh.<\/strong> Ambil dari halaman pertama artikel atau halaman artikel di situs jurnal, mulai dari angka 10 sampai karakter terakhir sufiks.<\/li>\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Buka melalui doi.org.<\/strong> Tempelkan kode DOI di kolom pencarian doi.org, atau ketik https:\/\/doi.org\/ diikuti kode DOI di peramban. DOI yang terdaftar akan mengarahkan Anda ke halaman artikel.<\/li>\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Cocokkan halaman tujuan.<\/strong> Pastikan judul, nama penulis, nama jurnal, volume, dan nomor di halaman tujuan sama dengan artikel yang Anda pegang.<\/li>\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Periksa metadata di pencarian Crossref.<\/strong> Cari judul artikel atau kode DOI melalui layanan pencarian Crossref (search.crossref.org). Hasilnya menampilkan metadata yang didaftarkan penerbit, seperti judul, nama jurnal, dan tahun terbit.<\/li>\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Bandingkan prefiks dengan artikel lain dari jurnal yang sama.<\/strong> Prefiks yang sangat berbeda dari artikel lain di jurnal itu layak ditanyakan, meskipun hal ini bisa terjadi bila jurnal berganti penerbit.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Bila DOI didaftarkan lewat agen registrasi selain Crossref, metadatanya mungkin tidak muncul di pencarian Crossref. DOI tersebut tetap bisa dibuka melalui doi.org, sehingga langkah kedua dan ketiga tetap menjadi pemeriksaan utama.<\/p>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Perlu diingat juga, DOI yang gagal dibuka tidak selalu berarti palsu. Penyebabnya sering sepele, misalnya spasi yang ikut tersalin dari PDF, titik di akhir kalimat yang terbawa, atau kode yang terpotong karena pindah baris. Rapikan kodenya lebih dulu sebelum menarik kesimpulan.<\/p>\n<h2 style=\"color:#1F2937 !important;background:#EAF0FD !important;padding:12px 16px;border-radius:6px;font-size:26px;margin-top:38px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengecek_Keaslian_ISSN\"><\/span>Cara Mengecek Keaslian ISSN<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Untuk ISSN, kuncinya adalah mencocokkan nomor dengan nama jurnal di sumber resmi, bukan sekadar memastikan nomornya ada.<\/p>\n<ol style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.85;\">\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Catat ISSN dari beberapa tempat.<\/strong> Ambil nomor yang tercantum di beranda jurnal, di berkas PDF artikel, dan di sampul terbitan bila ada. Semuanya harus sama.<\/li>\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Cari di layanan ISSN BRIN untuk jurnal Indonesia.<\/strong> Gunakan fitur pencarian di issn.brin.go.id dengan nomor ISSN atau nama terbitan, lalu cocokkan nama jurnal dan lembaga penerbit yang tercatat.<\/li>\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Verifikasi di ISSN Portal (portal.issn.org).<\/strong> Langkah ini terutama berguna untuk jurnal luar negeri. Pastikan judul yang tercatat sama dengan nama jurnal yang Anda periksa.<\/li>\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Cocokkan versinya.<\/strong> Bila informasinya tersedia, pastikan nomor yang diklaim sebagai p-ISSN memang tercatat untuk versi cetak dan e-ISSN untuk versi elektronik.<\/li>\n<li style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;margin-bottom:10px;\"><strong style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;\">Gunakan ISSN saat mencari di basis data lain.<\/strong> Saat mengecek jurnal di SINTA, Scopus, atau scimagojr.com, cari dengan ISSN, bukan hanya nama. Nama jurnal bisa mirip, tetapi ISSN seharusnya unik untuk setiap terbitan.<\/li>\n<\/ol>\n<h2 style=\"color:#1F2937 !important;background:#EAF0FD !important;padding:12px 16px;border-radius:6px;font-size:26px;margin-top:38px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tanda_DOI_atau_ISSN_Bermasalah\"><\/span>Tanda DOI atau ISSN Bermasalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Hasil pemeriksaan tidak selalu bersih. Tabel berikut membantu Anda membaca temuan yang janggal dan menentukan langkah berikutnya.<\/p>\n<div style=\"overflow-x:auto;margin:24px 0;\">\n<table style=\"width:100%;border-collapse:collapse;background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;font-size:16px;\">\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"background:#1D4ED8 !important;color:#FFFFFF !important;padding:13px 14px;text-align:left;border:1px solid #1D4ED8;\">Temuan<\/th>\n<th style=\"background:#1D4ED8 !important;color:#FFFFFF !important;padding:13px 14px;text-align:left;border:1px solid #1D4ED8;\">Kemungkinan masalah<\/th>\n<th style=\"background:#1D4ED8 !important;color:#FFFFFF !important;padding:13px 14px;text-align:left;border:1px solid #1D4ED8;\">Langkah yang disarankan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">doi.org menyatakan DOI tidak ditemukan<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">DOI belum didaftarkan atau kodenya dikarang<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Tanyakan ke redaksi dan jangan pakai DOI itu sebagai bukti terbit sebelum aktif<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">DOI mengarah ke artikel atau jurnal lain<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Kode salah tulis, atau DOI dipinjam dari artikel lain<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Cocokkan ulang kodenya; bila tetap tidak sesuai, anggap DOI tidak sah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">DOI hanya mengarah ke beranda jurnal<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Metadata tidak dikelola dengan rapi<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Minta redaksi memperbarui tautan DOI artikel tersebut<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">ISSN tidak ditemukan di layanan ISSN BRIN maupun ISSN Portal<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Nomor salah tulis, belum tercatat, atau tidak sah<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Tunda submit sampai ada penjelasan tertulis dari pengelola<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">ISSN tercatat atas nama jurnal lain<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Situs tiruan atau jurnal yang memakai identitas jurnal lain<\/td>\n<td style=\"background:#F5F8FE !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Telusuri situs resmi jurnal pemilik ISSN dan bandingkan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">ISSN di PDF berbeda dengan di beranda<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Kesalahan administrasi atau situs tidak resmi<\/td>\n<td style=\"background:#FFFFFF !important;color:#1F2937 !important;padding:12px 14px;border:1px solid #D6E0F5;\">Minta klarifikasi ke redaksi sebelum melanjutkan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"color:#6B7280 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:14px;margin-top:8px;\">Satu temuan belum tentu berarti penipuan, tetapi dua temuan atau lebih adalah alasan kuat untuk menunda submit.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"background:#FFF7E6 !important;color:#1F2937 !important;padding:18px 20px;border-left:5px solid #F59E0B;border-radius:6px;margin:24px 0;\">\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFF7E6 !important;margin:0;font-size:16px;line-height:1.75;\"><strong style=\"color:#B45309 !important;background:#FFF7E6 !important;\">ISSN milik jurnal lain adalah ciri khas situs tiruan.<\/strong> Jurnal yang dibajak (hijacked journal) biasanya meniru nama dan ISSN jurnal asli. Selain DOI dan ISSN, waspadai juga undangan menulis massal, janji proses yang sangat singkat, dan permintaan bayar sebelum review.<\/p>\n<\/div>\n<h2 style=\"color:#1F2937 !important;background:#EAF0FD !important;padding:12px 16px;border-radius:6px;font-size:26px;margin-top:38px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_DOI_dan_ISSN_Penting_untuk_Angka_Kredit_dan_Profil_SINTA\"><\/span>Mengapa DOI dan ISSN Penting untuk Angka Kredit dan Profil SINTA<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Bagi dosen, ISSN bukan sekadar formalitas. Dalam Kepmendiktisaintek No. 39\/M\/KEP\/2026, memiliki ISSN termasuk kriteria jurnal internasional bereputasi. Artikel di jurnal nasional yang tidak terakreditasi tetapi memiliki ISSN masih dinilai dengan angka kredit 10, dengan batas paling tinggi 10% dari angka kredit unsur penelitian untuk usulan ke Lektor Kepala dan Profesor. Karena itu, ISSN yang tidak sah bisa membuat artikel Anda sulit diakui.<\/p>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">DOI berperan di sisi penelusuran. Tautan DOI memudahkan penilai, rekan sejawat, maupun basis data menemukan artikel Anda secara tepat, termasuk menghubungkan sitasi yang masuk ke artikel tersebut. Untuk dokumen penting, tautan yang tidak akan mati jelas lebih aman daripada alamat halaman biasa.<\/p>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Profil SINTA dosen menghimpun publikasi dan sitasi dari beberapa sumber data. Identitas jurnal yang jelas dan DOI yang aktif memudahkan Anda memeriksa serta merapikan daftar publikasi di profil tersebut. Bila Anda belum terbiasa membaca profil ini, mulai dari penjelasan <a href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-sinta\/\" style=\"color:#1E40AF !important;background:#FFFFFF !important;font-weight:600;\">apa itu SINTA dan bagaimana profil dosen di dalamnya bekerja<\/a>.<\/p>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Setelah artikel Anda terbit, lakukan pengecekan sederhana: buka DOI melalui doi.org, pastikan ISSN di PDF sama dengan di beranda jurnal, lalu simpan berkas PDF dan tangkapan layar halaman artikel sebagai arsip untuk pengajuan angka kredit.<\/p>\n<h2 style=\"color:#1F2937 !important;background:#EAF0FD !important;padding:12px 16px;border-radius:6px;font-size:26px;margin-top:38px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pertanyaan_yang_Sering_Diajukan\"><\/span>Pertanyaan yang Sering Diajukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3 style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:20px;margin-top:24px;\">Apa perbedaan utama DOI dan ISSN?<\/h3>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">DOI adalah pengenal persisten untuk objek digital, umumnya satu artikel, sedangkan ISSN adalah nomor delapan digit untuk satu judul terbitan berkala seperti jurnal. Satu jurnal memiliki ISSN, dan setiap artikel di dalamnya bisa memiliki DOI sendiri.<\/p>\n<h3 style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:20px;margin-top:24px;\">Siapa yang menerbitkan ISSN di Indonesia?<\/h3>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">ISSN untuk terbitan Indonesia diterbitkan oleh BRIN melalui layanan ISSN di issn.brin.go.id. Nomor ISSN juga dapat diverifikasi melalui ISSN Portal di portal.issn.org.<\/p>\n<h3 style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:20px;margin-top:24px;\">Apakah jurnal yang punya DOI dan ISSN berarti terindeks Scopus atau terakreditasi SINTA?<\/h3>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Tidak. DOI dan ISSN hanya pengenal identitas. Status akreditasi nasional dicek di portal SINTA, sedangkan status indeksasi dicek langsung di basis data yang bersangkutan.<\/p>\n<h3 style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:20px;margin-top:24px;\">Bagaimana cara cepat mengecek DOI asli atau tidak?<\/h3>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Tempelkan kode DOI di doi.org atau buka https:\/\/doi.org\/ diikuti kode DOI. DOI yang sah mengarah ke halaman artikel yang judul dan penulisnya sesuai. Anda juga bisa mencari metadata artikel melalui pencarian Crossref.<\/p>\n<h3 style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:20px;margin-top:24px;\">Apa beda p-ISSN dan e-ISSN?<\/h3>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">p-ISSN dipakai untuk versi cetak jurnal, sedangkan e-ISSN untuk versi elektronik atau daring. Jurnal yang terbit dalam dua versi memiliki keduanya, sementara jurnal yang hanya terbit daring cukup memiliki e-ISSN.<\/p>\n<h3 style=\"color:#1D4ED8 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:20px;margin-top:24px;\">Apa yang sebaiknya dilakukan bila DOI artikel tidak bisa dibuka?<\/h3>\n<p style=\"color:#1F2937 !important;background:#FFFFFF !important;font-size:17px;line-height:1.8;\">Periksa dulu penulisan kodenya, termasuk spasi atau tanda baca yang ikut tersalin. Bila kode sudah benar tetapi doi.org tetap menyatakan DOI tidak ditemukan, hubungi redaksi jurnal dan minta mereka memastikan DOI artikel Anda sudah didaftarkan.<\/p>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">\n{\"@context\": \"https:\/\/schema.org\", \"@type\": \"FAQPage\", \"mainEntity\": [{\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apa perbedaan utama DOI dan ISSN?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"DOI adalah pengenal persisten untuk objek digital, umumnya satu artikel, sedangkan ISSN adalah nomor delapan digit untuk satu judul terbitan berkala seperti jurnal. Satu jurnal memiliki ISSN, dan setiap artikel di dalamnya bisa memiliki DOI sendiri.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Siapa yang menerbitkan ISSN di Indonesia?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"ISSN untuk terbitan Indonesia diterbitkan oleh BRIN melalui layanan ISSN di issn.brin.go.id. Nomor ISSN juga dapat diverifikasi melalui ISSN Portal di portal.issn.org.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apakah jurnal yang punya DOI dan ISSN berarti terindeks Scopus atau terakreditasi SINTA?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Tidak. DOI dan ISSN hanya pengenal identitas. Status akreditasi nasional dicek di portal SINTA, sedangkan status indeksasi dicek langsung di basis data yang bersangkutan.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Bagaimana cara cepat mengecek DOI asli atau tidak?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Tempelkan kode DOI di doi.org atau buka https:\/\/doi.org\/ diikuti kode DOI. DOI yang sah mengarah ke halaman artikel yang judul dan penulisnya sesuai. Anda juga bisa mencari metadata artikel melalui pencarian Crossref.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apa beda p-ISSN dan e-ISSN?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"p-ISSN dipakai untuk versi cetak jurnal, sedangkan e-ISSN untuk versi elektronik atau daring. Jurnal yang terbit dalam dua versi memiliki keduanya, sementara jurnal yang hanya terbit daring cukup memiliki e-ISSN.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apa yang sebaiknya dilakukan bila DOI artikel tidak bisa dibuka?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Periksa dulu penulisan kodenya, termasuk spasi atau tanda baca yang ikut tersalin. Bila kode sudah benar tetapi doi.org tetap menyatakan DOI tidak ditemukan, hubungi redaksi jurnal dan minta mereka memastikan DOI artikel Anda sudah didaftarkan.\"}}]}\n<\/script><\/p>\n<div style=\"background:linear-gradient(135deg,#1D4ED8,#3B82F6) !important;color:#FFFFFF !important;padding:26px;border-radius:10px;margin:34px 0;\">\n<div style=\"color:#FFFFFF !important;background:transparent !important;font-weight:700;font-size:21px;margin-bottom:10px;\">Pastikan jurnal tujuan Anda punya identitas yang jelas<\/div>\n<p style=\"color:#FFFFFF !important;background:transparent !important;margin:0 0 18px 0;font-size:16px;line-height:1.75;\">Konsultasikan rencana publikasi Anda bersama tim Pelopor Publikasi, mulai dari memeriksa identitas jurnal sampai menyiapkan naskah sesuai pedoman penulisannya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bit.ly\/pelopornew2025\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" style=\"display:inline-block;background:#FFFFFF !important;color:#1D4ED8 !important;padding:14px 30px;border-radius:6px;font-weight:700;text-decoration:none;font-size:17px;\">Mulai Konsultasi<\/a><\/p>\n<p style=\"color:#E8EEFC !important;background:transparent !important;margin:14px 0 0 0;font-size:14px;\">Konsultasi awal tanpa biaya. Keputusan akhir penerimaan naskah tetap berada pada editor dan reviewer jurnal.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu DOI dan ISSN, dan mengapa dua kode ini hampir selalu muncul di halaman pertama artikel jurnal? Singkatnya, ISSN adalah nomor identitas sebuah jurnal, sedangkan DOI adalah pengenal permanen sebuah artikel. Keduanya sering dicantumkan berdampingan sehingga mudah tertukar, padahal fungsi, lembaga pengelola, dan cara mengeceknya berbeda. Memahami keduanya membantu Anda menilai apakah sebuah jurnal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9527,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[73],"tags":[],"class_list":["post-9514","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-konsep-database"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu DOI dan ISSN? Fungsi dan Cara Cek Keasliannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu DOI dan ISSN? Pahami pengertian, format, beda p-ISSN dan e-ISSN, serta cara cek keasliannya lewat doi.org, Crossref, dan BRIN.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu DOI dan ISSN? Fungsi dan Cara Cek Keasliannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu DOI dan ISSN? Pahami pengertian, format, beda p-ISSN dan e-ISSN, serta cara cek keasliannya lewat doi.org, Crossref, dan BRIN.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pelopor Publikasi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100087634938682\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-11T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Apa-Itu-DOI-dan-ISSN.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"353\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tim Pelopor Publikasi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tim Pelopor Publikasi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/apa-itu-doi-dan-issn\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/apa-itu-doi-dan-issn\\\/\",\"name\":\"Apa Itu DOI dan ISSN? Fungsi dan Cara Cek Keasliannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/apa-itu-doi-dan-issn\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/apa-itu-doi-dan-issn\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Apa-Itu-DOI-dan-ISSN.webp?wsr\",\"datePublished\":\"2026-10-11T02:00:00+00:00\",\"description\":\"Apa itu DOI dan ISSN? Pahami pengertian, format, beda p-ISSN dan e-ISSN, serta cara cek keasliannya lewat doi.org, Crossref, dan BRIN.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/apa-itu-doi-dan-issn\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/apa-itu-doi-dan-issn\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/apa-itu-doi-dan-issn\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Apa-Itu-DOI-dan-ISSN.webp?wsr\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Apa-Itu-DOI-dan-ISSN.webp?wsr\",\"width\":536,\"height\":353,\"caption\":\"Apa Itu DOI dan ISSN\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/apa-itu-doi-dan-issn\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu DOI dan ISSN serta Cara Mengecek Keasliannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Pelopor Publikasi\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Pelopor Publikasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/logo-pelopor-300.webp?wsr\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/logo-pelopor-300.webp?wsr\",\"width\":300,\"height\":91,\"caption\":\"Pelopor Publikasi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100087634938682\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu DOI dan ISSN? Fungsi dan Cara Cek Keasliannya","description":"Apa itu DOI dan ISSN? Pahami pengertian, format, beda p-ISSN dan e-ISSN, serta cara cek keasliannya lewat doi.org, Crossref, dan BRIN.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu DOI dan ISSN? Fungsi dan Cara Cek Keasliannya","og_description":"Apa itu DOI dan ISSN? Pahami pengertian, format, beda p-ISSN dan e-ISSN, serta cara cek keasliannya lewat doi.org, Crossref, dan BRIN.","og_url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/","og_site_name":"Pelopor Publikasi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100087634938682","article_published_time":"2026-10-11T02:00:00+00:00","og_image":[{"width":536,"height":353,"url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Apa-Itu-DOI-dan-ISSN.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Tim Pelopor Publikasi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Tim Pelopor Publikasi","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/","name":"Apa Itu DOI dan ISSN? Fungsi dan Cara Cek Keasliannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Apa-Itu-DOI-dan-ISSN.webp?wsr","datePublished":"2026-10-11T02:00:00+00:00","description":"Apa itu DOI dan ISSN? Pahami pengertian, format, beda p-ISSN dan e-ISSN, serta cara cek keasliannya lewat doi.org, Crossref, dan BRIN.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#primaryimage","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Apa-Itu-DOI-dan-ISSN.webp?wsr","contentUrl":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Apa-Itu-DOI-dan-ISSN.webp?wsr","width":536,"height":353,"caption":"Apa Itu DOI dan ISSN"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/apa-itu-doi-dan-issn\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu DOI dan ISSN serta Cara Mengecek Keasliannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/","name":"Pelopor Publikasi","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#organization","name":"Pelopor Publikasi","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/logo-pelopor-300.webp?wsr","contentUrl":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/logo-pelopor-300.webp?wsr","width":300,"height":91,"caption":"Pelopor Publikasi"},"image":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100087634938682"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9514","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9514"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9514\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9528,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9514\/revisions\/9528"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9527"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9514"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9514"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9514"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}