{"id":1996,"date":"2025-02-03T10:29:52","date_gmt":"2025-02-03T03:29:52","guid":{"rendered":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/?p=1996"},"modified":"2025-10-08T15:25:03","modified_gmt":"2025-10-08T08:25:03","slug":"perbedaan-doaj-dan-scopus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/","title":{"rendered":"Perbedaan DOAJ dan Scopus"},"content":{"rendered":"\n<p>Halo sobat<a href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/\">&nbsp;Pelopor Publikasi<\/a>, apakah kamu sedang mencari perbedaan DOAJ dan scopus? Jika benar, kamu berada di artikel yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum masuk ke pembahasan utama tentang perbedaan DOAJ dan scopus, yuk kita ketahui dan pahami terlebih dahulu pengertian DOAJ dan scopus.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#Pengertian_DOAJ\" >Pengertian DOAJ<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#Pengertian_Scopus\" >Pengertian&nbsp;Scopus<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#Perbedaan_DOAJ_dan_Scopus\" >Perbedaan DOAJ dan Scopus<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#Tujuan\" >Tujuan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#Tahun_Peluncuran\" >Tahun Peluncuran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#Manfaat\" >Manfaat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#Akhir_Kata\" >Akhir Kata<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_DOAJ\"><\/span>Pengertian DOAJ<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-cover\"><span aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-cover__background has-background-dim\"><\/span><div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n<p class=\"has-text-align-center has-large-font-size\">Pengertian DOAJ<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/doaj.org\/\">Directory of Open Access Journals<\/a> (DOAJ) atau Direktori Jurnal Akses Terbuka adalah sebuah platform online yang menyajikan daftar jurnal-jurnal yang dapat diakses secara bebas.<\/p>\n\n\n\n<p>Layanan indeksi jurnal internasional ini dikelola oleh Infrastructure Services for Open Access (IS4OA), sebuah perusahaan yang didirikan pada 26 November 2012.<\/p>\n\n\n\n<p> IS4OA mendefinisikan jurnal akses terbuka sebagai jurnal ilmiah yang telah melalui proses peer review atau kontrol editorial yang ketat, serta memenuhi standar kualitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Budapest Open Access Initiative (BOAI) atau Inisiatif Akses Terbuka Budapest, &#8220;akses terbuka&#8221; merujuk pada hak-hak yang diberikan kepada pengguna DOAJ.<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnal yang terdaftar di DOAJ memiliki hak untuk &#8220;dibaca, disalin, didistribusikan, dicetak, diunduh, dicari, atau ditautkan ke teks lengkap artikel-artikel terkait&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama dari DOAJ adalah untuk &#8220;meningkatkan visibilitas dan memberikan kemudahan akses kepada pengguna jurnal ilmiah dan akademik dengan akses terbuka, sehingga dapat meningkatkan kualitas pengguna dan memperbesar dampak yang dihasilkan&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>DOAJ kini menyimpan lebih dari 10.000 jurnal dari akademisi di seluruh dunia. Pada tahun 2012, jurnal-jurnal baru ditambahkan setiap harinya ke dalam DOAJ.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada Mei 2016, DOAJ mengumumkan penghapusan sekitar 3.300 jurnal dari database-nya untuk memastikan hanya konten dengan kualitas terbaik yang tetap terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnal-jurnal yang telah dihapus tersebut dapat mengajukan permohonan kembali untuk dimasukkan ke dalam database. Pada 25 Februari 2018, database DOAJ telah mencatat sebanyak 11.210 jurnal.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, bagi kamu yang juga ingin mengetahui&nbsp;<strong>Cara Indeks DOAJ<\/strong>, silahkan&nbsp;&gt;&gt;&gt;klik di sini&lt;&lt;&lt;.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"pengertian-scopus\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Scopus\"><\/span>Pengertian&nbsp;Scopus<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-cover\"><span aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-cover__background has-background-dim\"><\/span><div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n<p class=\"has-text-align-center has-large-font-size\">Pengertian&nbsp;Scopus<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Scopus adalah salah satu layanan indeksasi dan database jurnal internasional yang paling terkenal di dunia, yang dikelola oleh perusahaan Elsevier.<\/p>\n\n\n\n<p>Elsevier, penerbit terkemuka dalam publikasi ilmiah internasional, berbasis di Amsterdam, Belanda, dan telah beroperasi sejak tahun 1880. <\/p>\n\n\n\n<p>Hingga saat ini, scopus telah mengindeks lebih dari 22.000 judul jurnal dari 5.000 penerbit di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian besar artikel yang terindeks di scopus, sekitar 20.000 artikel, merupakan artikel yang telah melalui proses peer-review. Selain menampilkan karya tulis ilmiah, scopus juga menyediakan data hak paten dari berbagai penelitian yang dilakukan di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Scopus juga menawarkan layanan yang dapat menilai sejauh mana sebuah jurnal memberikan dampak signifikan dalam dunia ilmu pengetahuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang dosen yang memiliki jurnal yang terindeks oleh Scopus akan dianggap telah menghasilkan karya berkualitas tinggi yang diakui secara internasional. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, jurnal tersebut sering dijadikan referensi, sitasi, dan rujukan dalam berbagai konteks akademik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_DOAJ_dan_Scopus\"><\/span>Perbedaan DOAJ dan Scopus<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-cover\"><span aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-cover__background has-background-dim\"><\/span><div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n<p class=\"has-text-align-center has-large-font-size\">Perbedaan DOAJ dan Scopus<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Pada bagian sebelumnya, kita telah membahas pengertian DOAJ dan Scopus. Selanjutnya, kita akan membahas perbedaan antara DOAJ dan Scopus.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun perbedaan DOAJ dan scopus sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan\"><\/span>Tujuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan pertama antara DOAJ dan Scopus terletak pada tujuannya, dari pengertian masing-masing, kita dapat melihat bahwa tujuan mereka berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>DOAJ bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan kemudahan akses jurnal ilmiah, serta mempromosikan penyebaran dan dampak jurnal ilmiah secara global.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, tujuan Scopus adalah untuk menghubungkan semua artikel ilmiah dalam satu portal yang berfungsi sebagai tolok ukur prestasi peneliti di berbagai negara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tahun_Peluncuran\"><\/span>Tahun Peluncuran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan berikutnya adalah tahun peluncurannya. DOAJ diluncurkan pada tahun 2002, sedangkan Scopus, yang dikelola oleh Elsevier, diluncurkan pada tahun 2004.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat\"><\/span>Manfaat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut adalah manfaat masing-masing layanan indeks jurnal:<\/p>\n\n\n\n<p>Manfaat DOAJ:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Meningkatkan nilai akreditasi jurnal ilmiah di seluruh dunia.<\/li>\n\n\n\n<li>Mendapatkan angka kredit maksimal 20 KUM.<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan traffic kunjungan ke situs web jurnal.<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu penerbit dalam mengadopsi praktik terbaik untuk membuat jurnal lebih menarik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Manfaat Scopus:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memenuhi kebutuhan global akan informasi penelitian.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyediakan titik awal yang tepat untuk mengakses literatur berkualitas di berbagai bidang, termasuk sains, ilmu kesehatan, ilmu sosial, teknologi, serta seni dan humaniora.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Akhir_Kata\"><\/span>Akhir Kata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Cukup sampai di sini pembahasan kami mengenai perbedaan DOAJ dan scopus, semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat untuk pembaca, Terimakasih!<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>FAQ<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1723986317371\"><strong class=\"schema-faq-question\">Scopus itu buat apa?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Intinya, Scopus merupakan\u00a0database yang menyimpan banyak karya tulis ilmiah yang sudah terindeks sehingga kevalidannya sudah terbukti. Dengan begitu, karya tulis ilmiah yang ada di dalamnya merupakan sumber bacaan yang bisa dimasukkan dalam bagian tinjauan pustaka skripsimu.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1723986351611\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apakah DOAJ terakreditasi?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Berdasarkan sistem akreditasi jurnal nasional,\u00a0DOAJ termasuk lembaga pengindeks bereputasi sedang.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1723986372400\"><strong class=\"schema-faq-question\">Scopus tertinggi Q berapa?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Perlu kamu ketahui bahwa tingkatan Jurnal Internional Scopus dibagi 4 yakni\u00a0Q1, Q2, Q3 &amp; Q4. Kami lansir dari situs ui.ac.id, untuk menilai sebuah jurnal, Scopus mempunyai klasterisasi kualitas jurnal yang dibagi menjadi 4 Kuartil. Q1 yaitu jurnal dengan kualitas tertinggi.<\/p> <\/div> <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo sobat&nbsp;Pelopor Publikasi, apakah kamu sedang mencari perbedaan DOAJ dan scopus? Jika benar, kamu berada di artikel yang tepat. Sebelum masuk ke pembahasan utama tentang perbedaan DOAJ dan scopus, yuk kita ketahui dan pahami terlebih dahulu pengertian DOAJ dan scopus. Pengertian DOAJ Directory of Open Access Journals (DOAJ) atau Direktori Jurnal Akses Terbuka adalah sebuah &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":1997,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[94,49,62],"class_list":["post-1996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-publikasi","tag-doaj","tag-publikasi","tag-scopus"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perbedaan DOAJ dan Scopus - Edukasi Masa Depan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Halo sobat\u00a0Pelopor Publikasi, apakah kamu sedang mencari perbedaan DOAJ dan scopus? Jika benar, kamu berada di artikel yang tepat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan DOAJ dan Scopus - Edukasi Masa Depan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Halo sobat\u00a0Pelopor Publikasi, apakah kamu sedang mencari perbedaan DOAJ dan scopus? Jika benar, kamu berada di artikel yang tepat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Edukasi Masa Depan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-03T03:29:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T08:25:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Pelopor-Publikasi-24.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Lee Maan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Lee Maan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Lee Maan\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7d90030d426e21eeda9db71606df2e81\"},\"headline\":\"Perbedaan DOAJ dan Scopus\",\"datePublished\":\"2025-02-03T03:29:52+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-08T08:25:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/\"},\"wordCount\":733,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Pelopor-Publikasi-24.png\",\"keywords\":[\"DOAj\",\"publikasi\",\"Scopus\"],\"articleSection\":[\"Info Publikasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"FAQPage\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/\",\"name\":\"Perbedaan DOAJ dan Scopus - Edukasi Masa Depan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Pelopor-Publikasi-24.png\",\"datePublished\":\"2025-02-03T03:29:52+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-08T08:25:03+00:00\",\"description\":\"Halo sobat\u00a0Pelopor Publikasi, apakah kamu sedang mencari perbedaan DOAJ dan scopus? Jika benar, kamu berada di artikel yang tepat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#breadcrumb\"},\"mainEntity\":[{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#faq-question-1723986317371\"},{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#faq-question-1723986351611\"},{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#faq-question-1723986372400\"}],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Pelopor-Publikasi-24.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Pelopor-Publikasi-24.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Perbedaan DOAJ dan Scopus\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan DOAJ dan Scopus\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Edukasi Masa Depan\",\"description\":\"Edukasi Masa Depan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Edukasi Masa Depan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/12\\\/cropped-cropped-logopelopor.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/12\\\/cropped-cropped-logopelopor.png\",\"width\":2718,\"height\":825,\"caption\":\"Edukasi Masa Depan\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7d90030d426e21eeda9db71606df2e81\",\"name\":\"Lee Maan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/832daeefd052e60218e45848a3c8554a3c4970faeb107f4f514bc387ca05a7d9?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/832daeefd052e60218e45848a3c8554a3c4970faeb107f4f514bc387ca05a7d9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/832daeefd052e60218e45848a3c8554a3c4970faeb107f4f514bc387ca05a7d9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Lee Maan\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/author\\\/lee-maan\\\/\"},{\"@type\":\"Question\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#faq-question-1723986317371\",\"position\":1,\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#faq-question-1723986317371\",\"name\":\"Scopus itu buat apa?\",\"answerCount\":1,\"acceptedAnswer\":{\"@type\":\"Answer\",\"text\":\"Intinya, Scopus merupakan\u00a0database yang menyimpan banyak karya tulis ilmiah yang sudah terindeks sehingga kevalidannya sudah terbukti. Dengan begitu, karya tulis ilmiah yang ada di dalamnya merupakan sumber bacaan yang bisa dimasukkan dalam bagian tinjauan pustaka skripsimu.\",\"inLanguage\":\"id\"},\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Question\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#faq-question-1723986351611\",\"position\":2,\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#faq-question-1723986351611\",\"name\":\"Apakah DOAJ terakreditasi?\",\"answerCount\":1,\"acceptedAnswer\":{\"@type\":\"Answer\",\"text\":\"Berdasarkan sistem akreditasi jurnal nasional,\u00a0DOAJ termasuk lembaga pengindeks bereputasi sedang.\",\"inLanguage\":\"id\"},\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Question\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#faq-question-1723986372400\",\"position\":3,\"url\":\"https:\\\/\\\/peloporpublikasi.com\\\/blog\\\/perbedaan-doaj-dan-scopus\\\/#faq-question-1723986372400\",\"name\":\"Scopus tertinggi Q berapa?\",\"answerCount\":1,\"acceptedAnswer\":{\"@type\":\"Answer\",\"text\":\"Perlu kamu ketahui bahwa tingkatan Jurnal Internional Scopus dibagi 4 yakni\u00a0Q1, Q2, Q3 &amp; Q4. Kami lansir dari situs ui.ac.id, untuk menilai sebuah jurnal, Scopus mempunyai klasterisasi kualitas jurnal yang dibagi menjadi 4 Kuartil. Q1 yaitu jurnal dengan kualitas tertinggi.\",\"inLanguage\":\"id\"},\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan DOAJ dan Scopus - Edukasi Masa Depan","description":"Halo sobat\u00a0Pelopor Publikasi, apakah kamu sedang mencari perbedaan DOAJ dan scopus? Jika benar, kamu berada di artikel yang tepat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan DOAJ dan Scopus - Edukasi Masa Depan","og_description":"Halo sobat\u00a0Pelopor Publikasi, apakah kamu sedang mencari perbedaan DOAJ dan scopus? Jika benar, kamu berada di artikel yang tepat.","og_url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/","og_site_name":"Edukasi Masa Depan","article_published_time":"2025-02-03T03:29:52+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T08:25:03+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Pelopor-Publikasi-24.png","type":"image\/png"}],"author":"Lee Maan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Lee Maan","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/"},"author":{"name":"Lee Maan","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#\/schema\/person\/7d90030d426e21eeda9db71606df2e81"},"headline":"Perbedaan DOAJ dan Scopus","datePublished":"2025-02-03T03:29:52+00:00","dateModified":"2025-10-08T08:25:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/"},"wordCount":733,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Pelopor-Publikasi-24.png","keywords":["DOAj","publikasi","Scopus"],"articleSection":["Info Publikasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/","name":"Perbedaan DOAJ dan Scopus - Edukasi Masa Depan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Pelopor-Publikasi-24.png","datePublished":"2025-02-03T03:29:52+00:00","dateModified":"2025-10-08T08:25:03+00:00","description":"Halo sobat\u00a0Pelopor Publikasi, apakah kamu sedang mencari perbedaan DOAJ dan scopus? Jika benar, kamu berada di artikel yang tepat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#faq-question-1723986317371"},{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#faq-question-1723986351611"},{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#faq-question-1723986372400"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#primaryimage","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Pelopor-Publikasi-24.png","contentUrl":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Pelopor-Publikasi-24.png","width":600,"height":400,"caption":"Perbedaan DOAJ dan Scopus"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan DOAJ dan Scopus"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/","name":"Edukasi Masa Depan","description":"Edukasi Masa Depan","publisher":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#organization","name":"Edukasi Masa Depan","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/cropped-cropped-logopelopor.png","contentUrl":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/cropped-cropped-logopelopor.png","width":2718,"height":825,"caption":"Edukasi Masa Depan"},"image":{"@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/#\/schema\/person\/7d90030d426e21eeda9db71606df2e81","name":"Lee Maan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/832daeefd052e60218e45848a3c8554a3c4970faeb107f4f514bc387ca05a7d9?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/832daeefd052e60218e45848a3c8554a3c4970faeb107f4f514bc387ca05a7d9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/832daeefd052e60218e45848a3c8554a3c4970faeb107f4f514bc387ca05a7d9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Lee Maan"},"url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/author\/lee-maan\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#faq-question-1723986317371","position":1,"url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#faq-question-1723986317371","name":"Scopus itu buat apa?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Intinya, Scopus merupakan\u00a0database yang menyimpan banyak karya tulis ilmiah yang sudah terindeks sehingga kevalidannya sudah terbukti. Dengan begitu, karya tulis ilmiah yang ada di dalamnya merupakan sumber bacaan yang bisa dimasukkan dalam bagian tinjauan pustaka skripsimu.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#faq-question-1723986351611","position":2,"url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#faq-question-1723986351611","name":"Apakah DOAJ terakreditasi?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Berdasarkan sistem akreditasi jurnal nasional,\u00a0DOAJ termasuk lembaga pengindeks bereputasi sedang.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#faq-question-1723986372400","position":3,"url":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/perbedaan-doaj-dan-scopus\/#faq-question-1723986372400","name":"Scopus tertinggi Q berapa?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Perlu kamu ketahui bahwa tingkatan Jurnal Internional Scopus dibagi 4 yakni\u00a0Q1, Q2, Q3 &amp; Q4. Kami lansir dari situs ui.ac.id, untuk menilai sebuah jurnal, Scopus mempunyai klasterisasi kualitas jurnal yang dibagi menjadi 4 Kuartil. Q1 yaitu jurnal dengan kualitas tertinggi.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1996"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1996\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8918,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1996\/revisions\/8918"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/peloporpublikasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}