Cara cek jurnal terindeks SINTA sebenarnya hanya butuh dua menit: buka portal resmi, cari nama jurnalnya, lalu lihat peringkatnya. Yang membuat banyak orang tetap salah pilih bukan langkah teknisnya — melainkan hal-hal yang tidak mereka periksa setelah jurnalnya ketemu.
Contoh paling sering terjadi: jurnalnya memang muncul dan berperingkat SINTA 4, tetapi masa berlaku akreditasinya sudah lewat untuk volume tempat artikelmu akan terbit. Atau kamu membuka jurnal yang namanya mirip tetapi penerbitnya berbeda — dan peringkatnya ternyata tidak sama.
Panduan ini membahas langkah pengecekannya, cara membaca masa berlaku akreditasi yang jarang dijelaskan, apa yang harus dilakukan kalau jurnalnya tidak ketemu, cara mencocokkan klaim jurnal dengan data resmi, dan perbedaan penting antara mengecek jurnal dengan mengecek artikelmu sendiri.
Sudah dapat tawaran publikasi tapi ragu jurnalnya asli?
Kirim nama jurnalnya ke tim kami — kami bantu verifikasi status dan masa akreditasinya di portal resmi. Gratis, sebelum kamu mengeluarkan biaya apa pun.
Cara Cek Jurnal Terindeks SINTA dalam 5 Langkah
Akses sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals. Halaman ini memuat seluruh jurnal yang terdaftar, termasuk yang belum atau sudah tidak terakreditasi — jadi muncul di daftar saja belum berarti terakreditasi.
Ketik nama jurnalnya di kolom pencarian. Kalau tidak muncul, jangan buru-buru menyimpulkan. Coba cari memakai nomor ISSN (baik cetak maupun elektronik) — cara ini jauh lebih akurat karena ISSN bersifat unik, sementara penulisan nama bisa berbeda-beda.
Ini langkah yang paling sering dilewati. Banyak jurnal punya nama mirip atau bahkan identik dengan penerbit berbeda, dan peringkatnya bisa jauh berbeda. Pastikan nama dan institusi penerbit di profil SINTA sama persis dengan jurnal yang kamu tuju.
Klik nama jurnalnya. Di halaman profil akan terlihat peringkat (S1–S6) beserta periode berlakunya. Cara membacanya kami jelaskan di bagian berikutnya — dan bagian inilah yang paling sering menjebak.
Di profil SINTA tersedia tautan menuju situs OJS jurnal. Gunakan tautan itu — bukan alamat yang dikirim orang lain kepadamu — agar kamu pasti membuka situs yang benar, bukan situs tiruan yang meniru nama jurnal asli.
Bagian yang Paling Menjebak: Membaca Masa Berlaku Akreditasi
Akreditasi SINTA tidak berlaku selamanya, dan tidak dihitung per tanggal — melainkan per volume dan nomor terbitan. Di profil jurnal kamu akan menemukan keterangan semacam: peringkat berlaku mulai Vol 8 No 1 (2023) sampai Vol 12 No 2 (2028).
Artinya, yang menentukan bukan kapan kamu submit, melainkan di volume dan nomor berapa artikelmu akan terbit. Kalau artikelmu masuk terbitan di luar rentang itu, statusnya bisa berbeda dari yang kamu harapkan.
✅ Aman
Jurnal terakreditasi S4 untuk Vol 8 (2023) – Vol 12 (2028), dan artikelmu dijadwalkan terbit di Vol 11 No 1 (2026). Terbitanmu berada di dalam rentang.
🚩 Berisiko
Profil menunjukkan peringkat untuk Vol 5 (2019) – Vol 9 (2024), sementara jurnalnya kini sudah terbit Vol 12. Rentangnya sudah lewat dan belum ada pembaruan — tanyakan status reakreditasinya sebelum submit.
Jurnalnya Tidak Ketemu? Ini 5 Kemungkinannya
Tidak muncul di pencarian belum tentu berarti jurnalnya palsu. Kenali dulu penyebabnya:
Cocokkan Klaim Jurnal dengan Data SINTA
Setelah jurnalnya ketemu, bandingkan lima hal berikut antara yang tertulis di situs jurnal (atau yang dijanjikan penawaran) dengan data di profil SINTA. Kalau ada yang tidak cocok, data SINTA yang berlaku:
✅ Verifikasi Dulu, Baru Bayar
Tidak yakin membaca profil SINTA-nya sendiri?
Kirim nama jurnal beserta penawaran yang kamu terima. Tim kami bantu memeriksa peringkat, masa berlaku akreditasi, dan kecocokan penerbitnya di portal resmi — gratis, sebelum kamu mengeluarkan biaya apa pun.
Cek Jurnal vs Cek Artikelmu Sendiri: Dua Hal Berbeda
Ini sumber kebingungan yang sering muncul setelah artikel terbit. Jurnalnya terindeks SINTA tidak otomatis berarti artikelmu sudah muncul di SINTA. Keduanya proses yang terpisah.
Untuk memeriksa artikelmu sendiri, kamu perlu punya profil author SINTA yang terhubung dengan Google Scholar dan Scopus. Artikel biasanya baru tampil di profilmu setelah tersinkronisasi — dan proses itu butuh waktu, tidak instan begitu artikel terbit.
Penyebab umum artikel belum muncul di profil SINTA:
- Sinkronisasi data belum berjalan — perlu menunggu siklus pembaruan berikutnya
- Artikel belum terindeks Google Scholar, padahal itu sumber datanya
- Penulisan nama penulis di artikel berbeda dengan yang terdaftar di profilmu
- Profil author-mu belum terverifikasi atau belum terhubung ke Google Scholar
Langkah penanganannya kami bahas terpisah di cara mengatasi artikel tidak muncul di SINTA.
Setelah Cek Jurnal Terindeks SINTA, Ini Langkah Berikutnya
Kalau jurnalnya terverifikasi aman, lanjutkan dengan memastikan scope-nya cocok dengan naskahmu. Cari pilihan lain di bidang yang sama lewat daftar jurnal SINTA per bidang ilmu, bandingkan biayanya di biaya publikasi jurnal SINTA 1–6, dan pelajari cara menjelajah portal lebih dalam di cara melihat jurnal SINTA. Kalau kamu menemukan tanda-tanda mencurigakan, cocokkan dengan ciri jurnal predator.
Kesimpulan
Cara cek jurnal terindeks SINTA memang hanya lima langkah, tetapi tiga hal berikut yang menentukan kamu benar-benar aman: cari dengan ISSN bila nama tidak ketemu, cocokkan penerbitnya agar tidak tertukar dengan jurnal bernama serupa, dan baca masa berlaku akreditasinya sampai ke volume dan nomor terbitan.
Dan satu prinsip yang menyelamatkan banyak orang: kalau klaim jurnal berbeda dengan data di portal SINTA, yang berlaku adalah data portal. Lakukan pengecekan ini sebelum mentransfer apa pun — dua menit di depan jauh lebih murah daripada publikasi yang tidak diakui.
FAQ
Bagaimana cara cek jurnal terindeks SINTA dengan cepat?
Buka sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals, masuk ke menu Sources → Journal, lalu cari nama jurnalnya. Bila tidak muncul, ulangi pencarian memakai nomor ISSN. Setelah ketemu, cocokkan penerbitnya dan buka profilnya untuk melihat peringkat serta masa berlaku akreditasi.
Apakah alamat sinta.kemdikbud.go.id masih berlaku?
Banyak panduan lama masih mencantumkan alamat tersebut. Alamat resmi saat ini adalah sinta.kemdiktisaintek.go.id, menyesuaikan perubahan nomenklatur kementerian. Gunakan alamat terbaru agar datanya akurat dan kamu tidak tersesat ke situs tiruan.
Bagaimana kalau nama jurnal tidak ditemukan di SINTA?
Coba dulu cari memakai ISSN, karena penulisan nama sering berbeda. Kalau dengan ISSN pun tidak ada hasil, kemungkinannya jurnal itu belum terdaftar, merupakan jurnal internasional yang memang tidak dimuat SINTA, atau klaim terindeksnya tidak benar. Untuk kasus terakhir, hentikan prosesnya.
Apakah jurnal yang muncul di SINTA pasti terakreditasi?
Tidak. Portal SINTA juga memuat jurnal yang terdaftar tetapi belum terakreditasi, serta jurnal yang akreditasinya sudah dicabut atau habis masa berlakunya. Pastikan profilnya menampilkan peringkat S1–S6 yang masih aktif, bukan sekadar muncul di hasil pencarian.
Kenapa artikel saya belum muncul padahal jurnalnya terindeks SINTA?
Karena keduanya proses terpisah. Status jurnal tidak otomatis memunculkan artikelmu di profil author. Artikel biasanya baru tampil setelah sinkronisasi berjalan dan artikelnya terindeks Google Scholar, dengan penulisan nama penulis yang konsisten dengan profilmu.
Bagaimana kalau klaim di situs jurnal berbeda dengan data SINTA?
Selalu ikuti data di portal SINTA, karena itulah rujukan resminya. Perbedaan klaim bisa terjadi karena situs jurnal belum diperbarui setelah perubahan peringkat — atau karena klaim tersebut memang tidak benar.

